
JAKARTA – Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap tujuh orang remaja yang diduga kuat terlibat dalam aksi percobaan pencurian rel kereta api bekas di kawasan Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur.
Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengantongi identitas kelompok tersebut dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku,” tegas Samsono saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (15/1).
Kronologi Kejadian di Stasiun Jatinegara
Insiden ini bermula pada Rabu (14/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Ketujuh remaja tersebut mendatangi area stasiun dan mencoba mengangkut potongan rel yang tergeletak di sana. Namun, aksi mereka segera digagalkan oleh petugas keamanan (sekuriti) Stasiun Jatinegara.
Karena ketahuan, para pelaku panik dan langsung melarikan diri, meninggalkan barang bukti berupa potongan rel di pinggir jalan. Tak lama kemudian, anggota Polri yang sedang melintas di lokasi membantu mengamankan situasi untuk memastikan kondisi tetap kondusif.
Klarifikasi Polisi: Bukan Rel Aktif
Menanggapi video yang viral di media sosial, Kompol Samsono memberikan klarifikasi penting. Ia menegaskan bahwa benda yang hendak dicuri bukanlah rel aktif yang digunakan untuk operasional perjalanan kereta api, sehingga tidak membahayakan keselamatan perjalanan KA secara langsung.

“Rel tersebut adalah rel potongan sepanjang tiga meter yang sudah tidak terpakai. Biasanya potongan ini digunakan sebagai penutup sementara tembok stasiun yang jebol,” jelasnya. Sebagai informasi, rel jalur aktif biasanya memiliki panjang standar hingga 25 meter.
Hoaks Narasi Kerusuhan di Media Sosial
Selain isu pencurian, polisi juga meluruskan narasi yang beredar di akun Instagram @info.jakartatimurr. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa pencurian terjadi di tengah situasi kerusuhan atau tawuran antarwarga.
Polisi memastikan bahwa pada saat kejadian tidak ada kerusuhan maupun tawuran di kawasan Jatinegara. Narasi yang menyebutkan pelaku memanfaatkan kekacauan massa dipastikan tidak benar. Petugas memastikan bahwa situasi di sekitar Stasiun Jatinegara kini sudah aman terkendali.
Saat ini, potongan besi rel tersebut telah diamankan kembali ke dalam area internal stasiun oleh pihak sekuriti guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.






Tinggalkan Balasan