
TEGAL – Pesona Objek Wisata Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terbukti tidak luntur meski baru saja dilanda bencana alam. Ribuan wisatawan tetap memadati destinasi wisata di lereng Gunung Slamet tersebut pada momen libur Tahun Baru, Kamis (1/1/2026), seolah tidak terpengaruh oleh insiden banjir bandang yang sempat menerjang kawasan tersebut pekan lalu.
Kepala UPTD Wisata Guci, Satriyo, mengungkapkan bahwa lonjakan pengunjung yang signifikan terjadi tepat pada hari pertama tahun 2026.
“Alhamdulillah, ada kenaikan pengunjung pada libur Tahun Baru. Wisatawan yang datang tidak hanya dari lokal, tetapi juga dari luar daerah seperti Jawa Barat, Jakarta, dan daerah lainnya,” ujar Satriyo.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kunjungan sempat fluktuatif selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pada 31 Desember 2025, tercatat 833 pengunjung memasuki kawasan ini. Angka tersebut melonjak drastis pada 1 Januari 2026 dengan total 3.636 wisatawan. Sebelumnya, tren kenaikan juga terlihat sejak Natal, di mana tanggal 27 Desember 2025 mencatat lebih dari 2.000 pengunjung.
Kondisi Terkini Pasca Banjir
Kondisi kawasan wisata yang mencakup Desa Guci (Kecamatan Bumijawa) dan Desa Rembul (Kecamatan Bojong) ini dilaporkan berangsur pulih. Pekan lalu, Sungai Gung yang membelah kawasan wisata meluap dan merusak jaringan pipa air panas. Kini, aliran air panas alami yang menjadi ikon utama Guci sudah kembali normal dan jernih, mengundang wisatawan untuk menikmati sensasi pemandian pegunungan.
Meski demikian, pihak pengelola masih menutup sementara area Pancuran 13. Lokasi ikonik ini mengalami dampak cukup parah akibat terjangan banjir dan saat ini masih dalam tahap perbaikan infrastruktur. Walaupun ditutup, tanda-tanda pemulihan sudah terlihat dengan munculnya kembali kepulan uap air panas dari mata air di lokasi tersebut.
Pengelola wisata Guci terus mengimbau pengunjung untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca di lereng Gunung Slamet yang kerap hujan dan berkabut, terutama pada sore hari. Namun, suasana berkabut ini justru dinilai menambah nuansa sejuk dan eksotis khas pegunungan yang dicari wisatawan.
Dengan sisa waktu liburan yang ada, pihak pengelola berharap tren positif kunjungan wisatawan ini terus berlanjut hingga akhir pekan. Selain pemandian air panas, pengunjung juga dapat menikmati wahana lain seperti curug, spot foto kekinian, dan beragam penginapan yang tersedia di sekitar lokasi.








Komentar