BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat kolaborasi demi menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan. Langkah konkret ini terlihat saat Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, bersama Wali Kota Bogor, Dedi Rachim, meninjau langsung lokasi persiapan pembangunan fasilitas Pengolah Sampah menjadi Energi (PSE) Bogor Raya di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Selasa (14/7/2026).
Pembangunan proyek strategis ini bertujuan untuk mengolah sampah menjadi dua produk energi utama, yakni Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dan Bahan Bakar Minyak Terbarukan (BBMT). Nantinya, fasilitas ramah lingkungan ini akan melayani pengelolaan sampah di seluruh wilayah Bogor Raya secara efektif.
Sejumlah pejabat penting, mulai dari perwakilan militer hingga instansi nasional, turut mendampingi kunjungan lapangan tersebut. Tampak hadir Wakil Asisten Logistik TNI AD, Wakil Asisten Intelijen TNI AD, Dandim Kota Bogor, Dandim Kabupaten Bogor, serta perwakilan Danantara Indonesia.
Selain itu, hadir pula Sekretaris Daerah Kota Bogor, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten dan Kota Bogor, Camat Cibungbulang, Kapolsek, Danramil, hingga Kepala Desa Galuga.
Memastikan Kesiapan Lahan Sebelum Proyek Mulai
Wakil Bupati Bogor Jaro Ade menjelaskan bahwa peninjauan langsung ini sangat krusial guna memastikan kesiapan lahan dan seluruh aspek pendukung sebelum pembangunan fisik PSEL dan BBMT resmi berjalan.
“Hari ini saya berbagi tugas dengan Bupati Bogor, Bapak Rudy Susmanto, untuk menghadiri kunjungan lapangan persiapan pembangunan Pengolah Sampah menjadi Energi Bogor Raya. Kami ingin memastikan lokasi ini benar-benar siap agar proses pembangunan berjalan mulus sesuai rencana,” ujar Jaro Ade.
Menurut Jaro Ade, kehadiran fasilitas ini menjadi jawaban taktis atas tantangan pengelolaan sampah yang selama ini dihadapi wilayah Bogor Raya. Dengan sentuhan teknologi modern, sampah tidak lagi menjadi tumpukan masalah yang terbengkalai, melainkan sumber energi baru yang memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat.
Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Sukses di Lapangan
Pembangunan fasilitas modern seperti PSEL dan BBMT ini tentu membutuhkan dukungan penuh dari berbagai elemen. Jaro Ade menekankan bahwa kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Danantara Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama keberhasilan proyek raksasa ini.
“Semoga sinergi lintas sektor ini dapat mempercepat terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan. Dengan begitu, kita bisa menciptakan lingkungan Bogor Raya yang lebih bersih, sehat, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” pungkasnya.
Melalui kerja sama apik antara Pemkab dan Pemkot Bogor, pemerintah berharap proyek PSEL dan BBMT di Galuga ini mampu menjadi solusi jangka panjang yang ampuh menekan volume sampah sekaligus memproduksi energi baru terbarukan demi masa depan daerah.
