oleh

Muhammad Basri ‘Ombas’ Tepis Keras Isu Skandal dengan Bupati Gowa: “Saya Duda, Beliau Janda”

GOWA — Tokoh masyarakat Muhammad Basri, atau yang akrab disapa Ombas, akhirnya angkat bicara menanggapi rentetan isu miring yang mengaitkan dirinya dengan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang. Ia secara tegas membantah tudingan perselingkuhan yang belakangan ini santer beredar di ruang publik dan forum legislatif.

Menurut Basri, pelabelan kata ‘selingkuh’ dalam narasi yang berkembang sangat tidak berdasar. Secara status perkawinan, ia menyebut bahwa keduanya saat ini tidak sedang terikat ikatan pernikahan dengan pihak lain.

“Saya ini kan duda, Ibu Bupati ini janda. Jadi jangan sebut saya berselingkuh. Saya tidak pernah selingkuh dengan Bupati Gowa. Saya ini duda premium, rakyat jelata,” tegas pria yang juga akrab disapa Basri Kajang tersebut dalam keterangannya, Jumat (20/8/2026).

Sesalkan Narasi Sepihak dari Pansus DPRD Gowa

Lebih lanjut, Basri menyayangkan sikap Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Gowa yang dinilainya terus menggulirkan rumor tak sedap tersebut ke tengah masyarakat.

Ia merasa narasi skandal ini telah bertransformasi menjadi bentuk penghakiman sepihak di luar sistem peradilan formal, yang sangat merugikan nama baiknya.

“Banyak hal kemudian yang harus diluruskan. Kenapa? Saya ini sudah dihakimi di luar pengadilan. Dan sampai hari ini rekomendasi yang dibawa oleh DPRD Gowa masih menuduhkan itu kepada saya,” tuturnya.

Tegaskan Kooperatif Hadapi Pemeriksaan Polisi

Di luar urusan personal, nama Basri Kajang juga sempat dikaitkan dengan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan seragam sekolah gratis di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gowa.

Terkait persoalan tersebut, ia memastikan selalu menghormati dan bersikap kooperatif terhadap proses penyidikan yang tengah ditangani oleh pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel).

Basri menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menghindar dari panggilan aparat penegak hukum.

“Dan sampai hari ini, tuduhan yang dituduhkan kepada saya… Saya bilang kemarin bahwa kalau ada panggilan saya di Polda Sulsel, saya pasti hadir. Dalam kasus seragam sekolah itu, saya sudah memberi kesaksian,” pungkas Basri, menegaskan komitmennya sebagai warga negara yang taat hukum.