oleh

Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo, SPPG Sindanglaya 2 Pandeglang Konsisten Sajikan Menu Gizi Seimbang

PANDEGLANG – Komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terus diakselerasi melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Prabowo Subianto. Di Kabupaten Pandeglang, Banten, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindanglaya 2 Kecamatan Pagelaran secara konsisten menyajikan menu makanan seimbang, sehat, higienis, dan aman bagi peserta didik serta kelompok sasaran lainnya pada Selasa (28/7/2026).

Langkah strategis ini merupakan investasi jangka panjang untuk menekan angka kekurangan gizi, mendongkrak konsentrasi belajar anak di sekolah, serta mempersiapkan Generasi Emas 2045 yang berdaya saing tinggi.

Terapkan Standar Kebersihan dan Komposisi Nutrisi Ketat

Dalam operasional hariannya, SPPG Sindanglaya 2 menerapkan pengawasan ketat mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, pengolahan dapur, hingga proses distribusi ke sekolah penerima manfaat agar tepat waktu dan layak konsumsi.

Penyusunan menu harian mempertimbangkan proporsi yang seimbang antara karbohidrat, protein hewani, protein nabati, serat sayuran, serta buah-buahan segar.

+------------------------------------------------------------------------+
|             Standar Pengolahan Menu MBG SPPG Sindanglaya 2             |
+------------------------------------------------------------------------+
| 1. Bahan Baku   : Pemilihan pasokan segar & lolos kendali mutu.        |
| 2. Nutrisi      : Keseimbangan Karbohidrat, Protein, Vitamin, Mineral.   |
| 3. Higienitas   : Penerapan standar kebersihan dapur produksi ketat.    |
| 4. Distribusi   : Tepat waktu agar kualitas makanan tetap terjaga.      |
+------------------------------------------------------------------------+

Penanggung Jawab SPPG: Kualitas Gizi Jadi Kunci Utama

PIC SPPG Sindanglaya 2 Kecamatan Pagelaran, Iin Muhlisin, menegaskan bahwa indikator keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari kuantitas porsi yang dibagikan, melainkan dari nilai gizi yang mampu diserap anak-anak untuk mendukung tumbuh kembang mereka.

“Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini merupakan amanah besar untuk meningkatkan kualitas gizi generasi penerus bangsa. Karena itu, kami terus berkomitmen menghadirkan menu makanan yang sehat, bergizi, higienis, aman, dan sesuai standar yang telah ditetapkan,” tegas Iin Muhlisin, Selasa (28/7/2026).

Iin menambahkan, evaluasi berkala mengenai sanitasi dapur, variasi rasa, hingga respon penerima manfaat terus dilakukan demi menjaga kualitas pelayanan. Ia menekankan perlunya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, pihak sekolah, tenaga pelaksana, dan orang tua murid agar penanganan gizi nasional ini memberikan dampak nyata yang berkesinambungan.