JAKARTA — Aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menegangkan terjadi di Jalan Pendidikan, Komplek IKIP, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Minggu (22/2/2026) dini hari. Dua pelaku nekat menodongkan senjata api (senpi) ke arah petugas keamanan komplek setelah aksi mereka tepergok.

Peristiwa ini bermula sekira pukul 05.30 WIB, tepat setelah pemilik motor, Muhammad Isan Alfalah, selesai menyantap sahur. Isan yang hendak kembali tidur dikejutkan oleh istrinya yang melihat sepeda motor Yamaha N-Max miliknya sudah terjatuh di depan rumah.

Detik-Detik Penodongan Senjata

Berdasarkan keterangan di lokasi, aksi pelaku pertama kali diketahui oleh petugas keamanan komplek yang sedang melakukan patroli rutin. Mengetahui aksinya tepergok, pelaku berusaha melarikan diri.

Kejar-kejaran sempat terjadi antara petugas keamanan dan kedua pelaku. Dalam upaya meloloskan diri, salah satu pelaku mengeluarkan benda diduga senjata api dan menodongkannya ke arah sekuriti guna menghentikan pengejaran.

“Sekuriti sempat diancam akan ditembak saat pelaku menodongkan senjata api. Beruntung, tidak ada tembakan yang dilepaskan,” ujar Isan menceritakan kembali laporan dari petugas keamanan setempat.

Meloloskan Diri Lewat Jalur Tikus

Meski portal komplek sudah ditutup rapat oleh petugas, para pelaku tetap berhasil meloloskan diri dengan cara nekat. Mereka menuntun motor curian (yang akhirnya ditinggalkan) dan kabur menaiki pot tanaman setinggi 10 sentimeter di samping portal untuk keluar dari area komplek.

Meskipun pelaku berhasil melarikan diri, sepeda motor milik korban selamat dari pencurian. Namun, trauma menyisakan kekhawatiran bagi warga setempat mengingat keberanian pelaku menggunakan senjata api di area pemukiman.

Rentetan Aksi Serupa di Jakarta Timur

Kejadian di Duren Sawit ini menambah panjang daftar percobaan curanmor di wilayah Jakarta Timur pada hari yang sama. Sebelumnya, aksi serupa yang diduga menggunakan senjata api juga dilaporkan terjadi di Jalan Raya Otista III dan Jalan Raya Otista, Jatinegara, dengan ciri-ciri pelaku yang hampir identik.

Hingga kini, pihak kepolisian terus mendalami bukti-bukti di lapangan, termasuk rekaman CCTV dan keterangan saksi guna mengejar komplotan curanmor bersenjata tersebut.