BREBES – Memimpin sebuah desa di usia muda bukanlah perkara mudah. Namun, Kuwu (Kepala Desa) Kubangjero, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Hadiyansyah, membuktikan bahwa tangan anak muda mampu membawa perubahan radikal.

Lewat kepemimpinan taktisnya, Hadiyansyah sukses menyulap Desa Kubangjero menjadi salah satu desa paling progresif di Kabupaten Brebes. Mulai dari pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berhasil membangun kolam renang dan agrowisata kebun anggur, hingga menyabet prestasi gemilang di bidang lingkungan.

PojokDaily berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan Kuwu muda yang visioner ini untuk mengulik rahasia suksesnya. Berikut petikan wawancaranya:

1. Menjadi Pemimpin di Usia Muda, Apa Motivasi Terbesarnya?

“Motivasi terbesar saya adalah mematahkan stigma. Banyak orang menganggap anak muda itu minim pengalaman. Padahal, anak muda punya energi besar, pemikiran yang adaptif terhadap teknologi, dan jaringan yang luas.

Saya ingin membuktikan bahwa pemuda tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi subjek atau penggerak utama perubahan di desanya sendiri.”

2. Kolam Renang hingga Kebun Anggur BUMDes Berjalan Sukses, Bagaimana Anda Menyatukan Potensi Ini?

“Kuncinya ada pada komunikasi, transparansi, dan kolaborasi. Saya tidak berjalan sendiri. Kami merangkul seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga karang taruna.

Kami memetakan potensi desa bersama-sama, lalu mengelolanya secara profesional melalui BUMDes. Ketika masyarakat melihat pengelolaan dana desa itu transparan dan hasilnya berdampak langsung pada ekonomi warga—seperti wisata kolam renang dan agrowisata kebun anggur ini—maka kepercayaan (trust) itu tumbuh. Jika warga sudah percaya, menyatukan visi menjadi jauh lebih mudah.”

3. Kubangjero Lolos Lomba “Brebes Beres Sampah”, Bagaimana Tanggapan dan Harapan Anda?

“Tentu kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini. Ini adalah buah kerja keras seluruh warga Kubangjero yang mulai sadar akan kebersihan lingkungan.

Tanggapan saya, lomba ini bukan sekadar mengejar piala atau penghargaan. Harapan terbesar saya, program ‘Brebes Beres Sampah’ ini melahirkan budaya baru di Kubangjero. Kami ingin pengelolaan sampah berbasis rumah tangga dan TPS3R di desa kami terus berjalan konsisten, sehingga Kubangjero bisa menjadi desa percontohan yang bersih, sehat, dan mandiri secara lingkungan.”

4. Pilkades Tahun Depan, Apakah Anda Siap Maju Lagi untuk Melanjutkan?

(Sambil tersenyum) “Kalau masalah maju lagi di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun depan, fokus saya saat ini adalah menuntaskan sisa masa jabatan dengan kinerja terbaik terlebih dahulu. Banyak program yang harus kami kawal sampai tuntas.

Namun, jika masyarakat Kubangjero masih mempercayai saya dan merasa membutuhkan tenaga saya untuk melanjutkan pondasi pembangunan ini, insya Allah saya siap mengabdi kembali demi kemajuan desa tercinta.”

Analisis PojokDaily: Gaya kepemimpinan aktif Kuwu Hadiyansyah di Desa Kubangjero memberikan angin segar bagi potret birokrasi tingkat desa di Kabupaten Brebes. Keberhasilan menyatukan sektor pariwisata BUMDes dan pengelolaan lingkungan membuktikan bahwa inovasi dan keterbukaan adalah kunci utama memajukan daerah.