JAKARTA – Sebuah video yang memperlihatkan perilaku tidak terpuji seorang pramudi (sopir) Mikrotrans atau JakLingko viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, sang sopir terlihat membentak dan melontarkan kata-kata kasar kepada penumpangnya.

Video yang pertama kali diunggah oleh akun Instagram @seputarjaksel ini langsung memancing kemarahan warganet. Pihak manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) pun segera merespons insiden tersebut dengan langkah tegas.

Kronologi Kejadian

Dalam video yang beredar, terlihat sopir yang mengenakan seragam biru muda berlogo Transjakarta terlibat adu mulut dengan penumpang. Tidak hanya membentak, sopir tersebut juga terdengar melontarkan makian binatang (“monyet”) kepada penumpang yang merekam kejadian itu.

“Iya kamu monyet, kamu monyet,” ucap sang sopir dengan nada tinggi sembari kembali menuju kendaraannya.

Perekam video menyayangkan sikap arogansi tersebut, mengingat JakLingko adalah fasilitas transportasi publik yang digaji untuk melayani masyarakat.

“Mohon viralkan ini. Dia membentak penumpang dan sempat juga mau mengancam kakak saya,” tulis keterangan dalam video viral tersebut, dikutip Kamis (1/1/2026).

Transjakarta Minta Maaf dan Pecat Sopir

Menanggapi kegaduhan ini, PT Transjakarta langsung melakukan investigasi. Pihak manajemen membenarkan bahwa pria dalam video tersebut adalah mitra operator Mikrotrans.

Transjakarta secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat perilaku buruk pramudi tersebut.

Sebagai bentuk ketegasan, Transjakarta memastikan bahwa sopir yang bersangkutan telah diberikan sanksi berat. Berdasarkan informasi terkini, pramudi tersebut telah diberhentikan (dipecat) dari operasional layanan JakLingko.

“Pramudi yang bersangkutan telah diberikan sanksi tegas berupa pemberhentian operasi,” demikian konfirmasi dari pihak Transjakarta.

Langkah ini diambil sebagai komitmen perusahaan untuk menjaga standar pelayanan publik yang humanis, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Jakarta. Transjakarta juga berjanji akan meningkatkan pembinaan kepada seluruh mitra operator agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.