oleh

Tebar Kepedulian di Bulan Muharram, SPPG Pandeglang Pagelaran 04 Santuni 50 Anak Yatim

banner 468x60

PANDEGLANG – Momen 10 Muharram 1448 Hijriah atau yang dikenal sebagai Lebaran Yatim dirayakan dengan aksi nyata oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pandeglang Pagelaran 04. Bertempat di kantor SPPG, Kampung Pasar Pagelaran, Kamis (25/6/2026), sebanyak 50 anak yatim menerima santunan sebagai bentuk kepedulian sosial yang mendalam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengelola SPPG, perwakilan Yayasan Nizam Muttaqi, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim penerima manfaat. Suasana kehangatan dan kekeluargaan tampak mendominasi sepanjang acara, ditambah dengan doa bersama agar anak-anak yatim senantiasa diberikan keberkahan dan masa depan yang cerah.

banner 336x280

“Momentum 10 Muharram mengajarkan kita tentang pentingnya berbagi dan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim. Kami berharap santunan ini dapat memberikan kebahagiaan dan menjadi bentuk nyata kepedulian bersama terhadap mereka yang membutuhkan,” ujar Kepala SPPG Pandeglang Pagelaran 04, Rijal Khair Maru’ao.

Menanamkan Empati di Tengah Masyarakat

Rijal menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen SPPG untuk tidak hanya fokus pada tugas pemenuhan gizi, tetapi juga aktif berperan dalam kegiatan kemanusiaan. Menurutnya, anak yatim adalah bagian dari generasi penerus bangsa yang berhak mendapatkan kasih sayang dan perhatian yang setara dari lingkungannya.

“Nilai yang paling penting dari kegiatan ini bukan semata-mata bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana kita menanamkan rasa empati, kebersamaan, dan semangat saling peduli di tengah masyarakat,” tambahnya.

Apresiasi dari Yayasan Nizam Muttaqi

Inisiatif SPPG Pandeglang Pagelaran 04 ini mendapat apresiasi positif dari perwakilan Yayasan Nizam Muttaqi, Rizki Umami, ST. Ia menilai aksi ini sebagai langkah nyata dalam menjalankan amanah moral untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan.

“Kepedulian terhadap anak yatim merupakan amanah moral yang harus terus kita pelihara bersama. Kami berharap sinergi antara lembaga sosial, masyarakat, dan berbagai unsur lainnya dapat terus diperkuat demi menghadirkan manfaat yang lebih luas,” ungkap Rizki.

Kegiatan santunan ini diharapkan bukan sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi pemantik bagi elemen masyarakat lainnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Raut wajah bahagia yang terpancar dari para anak yatim menjadi bukti bahwa aksi solidaritas sekecil apapun akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan dukungan moral maupun material.

Penulis: Dedi Supandi

banner 336x280
Baca Juga  Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Abdul Rohman Gelar Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *