PANDEGLANG – Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan banjir merendam ruas jalan kabupaten di Kampung Margahayu, Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang. Kondisi ini mengakibatkan akses transportasi lumpuh total dan mengganggu aktivitas vital masyarakat setempat pada Senin (12/1/2026).

Berikut adalah ringkasan situasi terkini di lokasi kejadian:

1. Kondisi Fisik di Lapangan
Berdasarkan pantauan langsung, genangan air di badan jalan mencapai ketinggian lutut orang dewasa. Tingginya debit air membuat jalan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Pejalan kaki juga dilaporkan mengalami kesulitan ekstrem untuk melintasi area tersebut karena arus dan kedalaman air.

2. Dampak Langsung pada Masyarakat
Terputusnya akses jalan ini memberikan dampak signifikan terhadap rutinitas harian warga:

Pendidikan Terganggu: Banyak siswa terpaksa meliburkan diri karena akses utama menuju sekolah tertutup banjir. Jalur alternatif yang tersedia dinilai terlalu jauh dan sulit dijangkau oleh anak-anak.

Ekonomi Tersendat: Jalan ini merupakan akses vital satu-satunya bagi warga Desa Sukadame menuju Pasar Pagelaran. Terputusnya jalur ini menghambat distribusi logistik dan aktivitas ekonomi warga.
3. Keluhan dan Harapan Warga
Warga setempat mendesak adanya penanganan permanen dari pemerintah, mengingat banjir di lokasi ini merupakan masalah yang terus berulang setiap musim penghujan.

“Kami berharap ada solusi nyata dari pemerintah. Setiap musim hujan jalan ini selalu banjir. Anak-anak kami jadi terganggu sekolahnya, masyarakat juga kesulitan beraktivitas. Ini jalan satu-satunya menuju pasar dan sekolah.”Ibu Neng, Warga Desa Sukadame

Tuntutan Penanganan

Masyarakat Desa Sukadame meminta Bupati Pandeglang dan Pemerintah Provinsi Banten untuk segera meninjau lokasi dan melakukan perbaikan infrastruktur, baik berupa normalisasi drainase maupun peninggian badan jalan, agar akses pendidikan dan ekonomi tidak kembali lumpuh di masa mendatang.

 

Laporan : Nurhaedi