BOGOR – Kabar baik untuk warga Kota Hujan yang mengandalkan transportasi umum. Pemerintah Kota Bogor kini tengah mematangkan persiapan untuk mengoperasikan dua rute baru Biskita Trans Pakuan, yakni Koridor 3 dan Koridor 4. Kehadiran dua jalur baru ini bakal melengkapi empat koridor Biskita yang sudah lebih dulu mengaspal melayani masyarakat.
Sebagai informasi, saat ini layanan Biskita Trans Pakuan beroperasi di empat jalur strategis:
-
Koridor 1: Rute Bubulak – Cidangiang
-
Koridor 2: Rute Bubulak – Ciawi
-
Koridor 5: Rute Ciparigi – Stasiun Bogor
-
Koridor 6: Rute Parung Banteng – Stasiun Bogor
Tanpa Subsidi, Operasional Gunakan Skema Mandiri
Pemerintah Kota Bogor memproyeksikan Koridor 3 akan melayani rute Bubulak-Sukasari, sedangkan Koridor 4 akan melintasi jalur Ciawi-Ciparigi via Jalan Pajajaran.
Berbeda dengan rute terdahulu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengungkapkan bahwa pihaknya bakal menjalankan kedua koridor baru ini tanpa kucuran subsidi pemerintah alias menggunakan skema mandiri. Meski demikian, pemerintah menjamin harga tiket tetap bersahabat.
“Nantinya, dua koridor baru tersebut akan dioperasikan secara mandiri tanpa subsidi. Namun kami tetap memberlakukan tarif yang representatif dan terjangkau, sehingga tidak memberatkan masyarakat, meski terdapat sedikit perbedaan dibanding koridor subsidi,” ujar Dedie dalam keterangan resminya, Selasa (14/7/2026).
Estimasi Tarif Koridor 3 dan 4 Biskita Trans Pakuan
Karena mengusung skema nonsubsidi, Pemkot Bogor memprediksi tarif untuk Koridor 3 dan Koridor 4 akan mengalami penyesuaian. Dedie memperkirakan harga tiket berada di kisaran Rp 6.000 hingga Rp 7.000 per perjalanan. Angka ini sedikit lebih tinggi dari tarif koridor bersubsidi normal yang saat ini tertahan di angka Rp 4.000.
“Banyak hal yang harus kami bahas lebih lanjut karena ini skema mandiri nonsubsidi. Kami juga tadi menghitung willingness to pay masyarakat. Tarifnya masih sangat terjangkau, kurang lebih Rp 6.000 sampai Rp 7.000,” jelas Dedie.
Siapkan Penambahan Belasan Unit Bus Baru
Jika kedua rute baru ini resmi mengaspal, total armada Biskita Trans Pakuan yang beroperasi di Kota Bogor akan mencapai enam koridor penuh.
Untuk melayani total enam koridor tersebut, pengelola membutuhkan pasokan sebanyak 68 hingga 69 unit bus. Saat ini, Pemkot Bogor baru menyediakan 49 unit armada aktif dan berencana menambah 19 unit bus baru dalam waktu dekat guna memenuhi kebutuhan operasional di seluruh koridor.
