BOGOR – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali membuktikan taringnya di panggung nasional. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena, sukses membawa pulang predikat “Prestasi Istimewa Peringkat Satu” dalam ajang Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan III di Kampus ASN Corporate University, Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Erna mengunci posisi puncak berkat ide perubahan dan kinerja strategisnya selama mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran kepemimpinan nasional.
Tak sendirian, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Lia Kania Dewi, mendampingi Erna menembus jajaran 14 besar peserta dengan predikat “Sangat Memuaskan”. Keduanya berhasil menyingkirkan dominasi 60 peserta lain yang berasal dari berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah se-Indonesia.
Sekda Bogor Tagih Inovasi Nyata untuk Masyarakat
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, langsung melayangkan apresiasi tinggi atas keberhasilan dua srikandi birokrasi tersebut. Menurut Denny, capaian ini mempertegas kualitas dan daya saing tinggi para pejabat Pemkot Bogor di tingkat pusat.
“Prestasi ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Bogor. Ini menunjukkan bahwa ASN Kota Bogor memiliki kapasitas dan kemampuan yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Denny Mulyadi, Kamis (16/07/2026).
Namun, Denny tidak ingin penghargaan ini hanya menjadi pajangan di dinding kantor. Ia menuntut Erna dan Lia segera mengimplementasikan ilmu, pengalaman, serta jaringan barunya untuk merombak tata kelola pemerintahan Kota Bogor menjadi lebih lincah.
“Harapannya, capaian ini tidak berhenti sebagai prestasi pribadi, tetapi menjadi energi baru untuk terus menghadirkan perubahan dan inovasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” tambah Sekda.
Sebagai informasi, LAN mendesain program PKN Tingkat II khusus untuk menggembleng para pejabat pimpinan tinggi pratama agar mampu merancang sekaligus mengeksekusi kebijakan strategis yang berdampak langsung pada publik.
Keberhasilan Erna Nuraena dan Lia Kania Dewi meraih predikat tertinggi di LAN tentu patut kita acungi jempol. Namun, tantangan sesungguhnya justru ada di lapangan setelah pelatihan ini usai. Publik Kota Bogor kini menanti bagaimana inovasi kepemimpinan strategis dari Kadinkes mampu mengurai masalah antrean BPJS di RSUD, serta bagaimana Kepala BKAD memperketat transparansi pengelolaan aset daerah agar bebas dari kebocoran anggaran. Prestasi di atas kertas harus selaras dengan kepuasan warga!
