oleh

Komeng Soroti Program Makan Bergizi Gratis: Niatnya Bagus, Pelaksanaan di Lapangan Harus Dibenahi

banner 468x60

JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Alfiansyah Komeng, menanggapi langkah Presiden Prabowo Subianto yang berkomitmen meneruskan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Komeng memandang program pemenuhan gizi anak tersebut pada dasarnya memiliki konsep yang sangat baik, kendati pekerjaan rumah sesungguhnya berada pada tataran teknis pelaksanaan di lapangan.

Senator asal Jawa Barat itu berharap pergantian pucuk kepemimpinan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) mampu menghadirkan pengawasan yang lebih ketat serta pembenahan operasional secara menyeluruh.

banner 336x280

“Sebenarnya semua program yang dicanangkan presiden itu bagus, hanya saja eksekusi dari para pelaksananya yang sering bermasalah di lapangan. Makanya mudah-mudahan kepemimpinan yang baru sekarang, Pak Dar ya, bisa membawa perubahan yang jauh lebih baik,” ujar Komeng saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga  Pagu Indikatif Dipangkas 22 Persen, KPK Minta Tambahan Anggaran Rp762,3 Miliar ke DPR RI

Di sela-sela tanggapannya, Komeng juga mengapresiasi sejumlah arah kebijakan strategis pemerintah saat ini, mulai dari MBG hingga Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

“Karena memang MBG itu bagus, program Kopdes juga bagus, apalagi Komeng,” selorohnya dengan nada canda yang khas.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya kembali menegaskan keteguhan pemerintahannya untuk merealisasikan MBG saat berpidato dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI tahun 2026 di Senayan.

Kepala Negara menekankan pentingnya intervensi gizi guna memutus mata rantai stunting yang dinilai berpotensi menghambat pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak-anak bangsa.

Baca Juga  Resmi! Isaias Douw Nakhodai PSI Papua Tengah Atas Rekomendasi Kaesang Pangarep

Oleh sebab itu, Prabowo memastikan program MBG terus digulirkan dengan serangkaian langkah pembenahan sistemik, peningkatan efisiensi anggaran, hingga pengetatan rantai pengawasan.

Presiden juga melontarkan peringatan keras kepada oknum-oknum yang berniat menyalahgunakan anggaran program pemenuhan gizi masyarakat. Prabowo mengecam praktik korupsi terhadap makanan anak sebagai perbuatan nir-kemanusiaan.

“Kita tidak boleh tinggal diam melihat rasio satu dari empat anak mengalami stunting. Oleh sebab itu, saya bertekad kuat meneruskan MBG dengan berbagai perbaikan serta efisiensi anggaran yang nyata,” tegas Prabowo seraya mengingatkan bahwa penyimpangan hak makanan anak tidak dapat ditoleransi.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed