oleh

Pesan Kebangsaan Dean Bayu Pradana di HUT RI ke-81: Ajak Pemuda Pandeglang Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

banner 468x60

PANDEGLANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kembali menjadi momentum berharga untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan nilai gotong royong di tengah masyarakat Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Lebih dari sekadar perayaan seremonial, momentum bersejarah ini diharapkan menjadi pemicu bagi masyarakat untuk melanjutkan estafet perjuangan para pahlawan lewat kontribusi nyata.

Menyikapi semarak kemerdekaan tahun ini, Bendahara Karang Taruna Kabupaten Pandeglang, Dean Bayu Pradana, S.AP, turut menyampaikan pesan kebangsaan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda, untuk menjadikan kemerdekaan sebagai pemantik semangat dalam melahirkan karya yang bermanfaat.

banner 336x280

“Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Melalui momentum bertambahnya usia kemerdekaan ini, kita menaruh harapan besar agar bangsa Indonesia makin tangguh, maju, sejahtera, dan senantiasa dinaungi keberkahan dalam setiap gerak pembangunannya,” ujar Dean, Minggu (16/8/2026).

Dean menggarisbawahi bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini adalah buah dari pengorbanan panjang para pendiri bangsa. Oleh sebab itu, generasi penerus memikul tanggung jawab moral yang besar untuk merawat dan mengisi kebebasan tersebut dengan hal-hal positif yang relevan dengan tantangan zaman.

Baca Juga  Masjid Al-Istiqomah Kresek Gelar PHBI Hadirkan Qori Internasional Dan KH Habibi Ki Jangkrik

“Jika dahulu para pahlawan kita berjuang mempertaruhkan nyawa di medan tempur, maka tugas kita saat ini bukan lagi memanggul senjata, melainkan mengisi kemerdekaan itu melalui karya, pengabdian, rentetan prestasi, serta inovasi yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tuturnya.

Bagi Dean, esensi kemerdekaan tidak boleh direduksi sebatas pada kemeriahan lomba atau rutinitas pengibaran bendera Merah Putih semata. Nilai-nilai kemerdekaan harus dimanifestasikan dalam tindakan keseharian, seperti merawat keharmonisan, menghormati keberagaman, menolong sesama, serta mempertebal empati sosial.

Peran Vital Pemuda dan Tantangan Digitalisasi

Dalam pesannya, sosok pemuda penggerak di Pandeglang ini juga menyoroti peran strategis generasi milenial dan Gen Z dalam menentukan arah pembangunan daerah. Pemuda, yang identik dengan energi melimpah dan kreativitas segar, dituntut untuk tidak pasif menjadi sekadar penonton.

“Saya mengajak para pemuda di Kabupaten Pandeglang untuk terus menjaga nyala api persatuan. Mari kita berkolaborasi dan menjadikan setiap perbedaan sebagai kekuatan fondasi dalam membangun daerah,” tegasnya.

Baca Juga  Wujud Nyata Solidaritas, PPBNI Satria Banten Pandeglang Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran di Desa Kalang Anyar

Eksistensi organisasi kepemudaan, seperti Karang Taruna, dinilai sebagai kawah candradimuka yang sangat tepat bagi anak muda untuk menempa diri, mengasah kreativitas, sekaligus menumbuhkan rasa kepekaan sosial.

Selain itu, Dean mengingatkan akan bahaya individualisme di era kemajuan teknologi yang berlari sangat cepat. Arus digitalisasi tidak boleh membuat masyarakat melupakan akar budayanya, yakni semangat gotong royong. Sebaliknya, teknologi harus mampu dioptimalkan untuk memperluas jejaring komunikasi dan melahirkan inovasi yang solutif.

Menutup pesannya, Dean menaruh harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Pandeglang dapat terus memperlebar ruang partisipasi bagi generasi muda. Pembangunan daerah, kata dia, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan suntikan gagasan dan keterlibatan aktif kaum muda.

“Pemuda harus berani bermimpi dan mengambil peran nyata. Jangan biarkan perbedaan pandangan merusak persaudaraan kita. Mari kita melangkah bersama, memberi kontribusi nyata dari Pandeglang untuk Indonesia. Indonesia maju, kuat, dan bersatu. Merdeka!” pungkasnya menggebu.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *