
TANGERANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang dari Fraksi Partai Golkar, H. Deni, kembali turun ke masyarakat dalam rangka Reses Kedua Masa Persidangan I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Al-Falah, Kampung Al-Falah, Desa Kresek, Kecamatan Kresek, Minggu (15/2/2026).
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Dua, kehadiran pria yang akrab disapa “Putra Pantura” ini bertujuan untuk mendengarkan langsung rintihan serta usulan pembangunan dari konstituennya.
Fokus pada Drainase dan Penanganan Banjir
Dalam pertemuan tersebut, isu lingkungan menjadi sorotan utama. Sejumlah warga mengeluhkan kondisi saluran air atau drainase yang sudah rusak parah, yang disinyalir menjadi penyebab utama banjir di wilayah pemukiman mereka saat intensitas hujan tinggi.
Selain masalah banjir, warga juga menitipkan aspirasi terkait:
-
Infrastruktur Jalan: Perbaikan jalan lingkungan yang sudah rusak dan menghambat mobilitas.
-
Sanitasi: Kebutuhan akan sarana air bersih dan pembangunan WC umum yang layak.
-
Pendidikan & Kesehatan: Dukungan terhadap program pendidikan bagi generasi muda serta peningkatan layanan kesehatan dasar.
Komitmen “Putra Pantura” untuk Rakyat
H. Deni menegaskan bahwa seluruh poin aspirasi yang disampaikan warga telah dicatat dan akan menjadi prioritas dalam pembahasan di tingkat DPRD Kabupaten Tangerang. Menurutnya, reses adalah instrumen vital untuk memastikan pembangunan tepat sasaran.

“Saya berkomitmen untuk membawa aspirasi ini ke tingkat yang lebih tinggi. Sebagai wakil rakyat, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan umum,” tegas H. Deni di hadapan warga.
Harapan bagi Desa Kresek
Kegiatan reses di Pondok Pesantren Al-Falah ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga langkah nyata dalam pengambilan keputusan kebijakan publik di Kabupaten Tangerang. Warga berharap, melalui pengawalan H. Deni, perbaikan infrastruktur di Desa Kresek dapat segera terealisasi pada tahun anggaran mendatang.
Pertemuan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pembangunan di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di wilayah Kecamatan Kresek.
Laporan: Nurhaedi








Tinggalkan Balasan