oleh

GP Ansor Tetapkan 2026 Tahun Pembangunan SDM, Targetkan 10 Agenda Kaderisasi Tingkat Tinggi

banner 468x60

SEMARANG – Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor secara resmi menetapkan tahun 2026 sebagai momentum krusial untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM) sekaligus transformasi pola kaderisasi organisasi. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat kualitas kepemimpinan kader serta mempertajam arah gerakan organisasi di masa depan.

Agenda besar ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin, saat membuka Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII di Pusdik Binmas Polri, Semarang, pada Kamis (14/5/2026).

banner 336x280

Transformasi Kualitas dan Kurikulum

Addin menegaskan bahwa kemajuan sebuah organisasi maupun peradaban sangat bergantung pada kualitas manusia di dalamnya. Sebagai bentuk konkret, PP GP Ansor telah menyiapkan 10 agenda kaderisasi tingkat tinggi hingga Desember 2026 yang akan tersebar di berbagai zona wilayah Indonesia.

  • Jenjang Kaderisasi: Program ini mencakup jenjang LI 1, PKN, Susbanpim, hingga SESKO.

  • Pembaruan Sistem: Transformasi ini menyasar pembaruan kurikulum, metodologi, narasumber, hingga efisiensi pola kerja organisasi.

  • Fokus Utama: Menitikberatkan pada kualitas kader, bukan sekadar mengejar kuantitas jumlah anggota.

Banser sebagai Persaudaraan Perjuangan

Dalam arahannya, Addin menekankan bahwa jati diri Barisan Ansor Serbaguna (Banser) melampaui sekadar pasukan berseragam. Banser adalah sebuah persaudaraan perjuangan yang berdiri di atas pondasi nilai, tradisi, loyalitas, serta sistem komando yang tertib.

“Organisasi tidak bisa berjalan tanpa struktur, pasukan tidak bisa bergerak tanpa komando, dan gerakan tidak akan berhasil tanpa pembagian tugas,” tegas Addin.

Membangun Legasi untuk Bangsa

Susbanpim VIII yang berlangsung pada 12 hingga 17 Mei 2026 ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, hingga Kalimantan. Addin mengingatkan para peserta bahwa tugas utama mereka adalah membangun legasi yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

Misi besar GP Ansor disebut melampaui urusan administratif semata, karena memikul tanggung jawab besar dalam menjaga agama, Nahdlatul Ulama, serta keutuhan bangsa dan negara. Kader diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi, moral, dan keteladanan bagi lingkungan sekitarnya. (DED/SMG)

banner 336x280
Baca Juga  Unggul 47 Suara, Mashuri Resmi Terpilih dalam Pilkades Antar Waktu Desa Pende Banjarharjo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *