
BOGOR – Aktivitas pembakaran sampah dan kabel memicu kebakaran lapak rongsokan Tajurhalang Bogor di Kampung Karet, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa (20/10/2026) dini hari. Amukan si jago merah menghanguskan tumpukan material plastik dan merugi hingga Rp300 juta.
Api mulai membakar kawasan Jalan Setapak sekitar pukul 04.35 WIB. Percikan api menyambar tumpukan barang bekas yang menumpuk di area lapak.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa membeberkan kronologi awal kemunculan api di lokasi kejadian.
“Pekerja lapak membakar sampah dan kabel hingga malam hari. Kobaran api kemudian menyambar tumpukan plastik di sekitar lokasi hingga membesar,” ungkap Yudi.
Seorang pekerja yang melihat kobaran api langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan darurat.
Damkar Kerahkan Armada dari Empat Sektor
Petugas pemadam kebakaran dari Sektor Parung langsung meluncur ke lokasi untuk menjinakkan api. Luasnya area yang terbakar membuat Mako Cibinong, Sektor Citeureup, dan Sektor Babakan Madang turut menerjunkan armada bantuan.
Petugas Damkar membutuhkan waktu hingga 7 jam 55 menit untuk memadamkan seluruh titik api.
Aparat kewilayahan beserta instansi terkait turut membantu proses penanganan di lapangan. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini.
Damkar Imbau Warga Hentikan Bakar Sampah Sembarangan
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor mengingatkan masyarakat agar menghentikan kebiasaan membakar sampah secara sembarangan.
Yudi meminta warga memilah sampah dan mengantarkannya ke tempat pembuangan resmi. Pembakaran sampah tanpa pengawasan ketat sangat membahayakan lingkungan permukiman dan gudang penyimpan material lapak.
Masyarakat Kabupaten Bogor dapat menghubungi layanan darurat 112 saat menemukan insiden kebakaran atau kondisi gawat darurat di wilayahnya.














Komentar