
BREBES – Senyum sumringah terpancar dari wajah para peternak dan petani di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Hal ini seiring dengan rampungnya pembangunan jalan beton melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-123 Kodim 0713/Brebes yang kini mulai bisa dirasakan manfaatnya.
Kondisi tersebut terpantau saat Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Jamaluddin, turun langsung ke lapangan untuk mengecek kualitas dan progres pengerjaan infrastruktur tersebut pada awal Maret 2026.
Akses Mudah, Ekonomi Peternak Meningkat
Pembangunan jalan beton ini menjadi angin segar bagi warga desa yang selama ini kesulitan mengangkut hasil bumi dan ternak karena kondisi jalan yang terjal dan berlumpur saat hujan. Dengan adanya jalan beton yang kokoh, akses transportasi kini menjadi lebih cepat dan efisien.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan ini sesuai dengan spesifikasi dan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga. Jalan ini bukan sekadar fisik, tapi urat nadi ekonomi masyarakat Cikuya,” tegas Kolonel Inf Jamaluddin di sela peninjauannya.
TMMD Sebagai Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat
Didampingi Dandim 0713/Brebes, Danrem melihat langsung bagaimana sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat lokal dalam gotong royong menyelesaikan sasaran fisik TMMD. Selain jalan beton, program ini juga mencakup pembangunan sarana prasarana lainnya yang mendukung kesejahteraan warga desa.

Pihak Korem 071/Wijayakusuma mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Brebes dan antusiasme warga yang ikut terjun langsung membantu pekerjaan di lapangan.
“Keberhasilan TMMD ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jika infrastrukturnya baik, akses pendidikan dan kesehatan juga akan mengikuti, sehingga indeks pembangunan manusia di desa akan naik,” tambah Danrem.
Harapan Warga Desa Cikuya
Salah satu peternak setempat mengaku sangat terbantu dengan adanya jalan beton ini. Sebelumnya, biaya transportasi untuk pakan dan hasil ternak cukup tinggi karena kendala akses. Kini, kendaraan pengangkut bisa langsung mencapai lokasi kandang tanpa hambatan.
“Dulu kalau hujan jalanan licin sekali, bawa motor saja susah apalagi bawa muatan. Sekarang sudah dibeton, kami para peternak sangat berterima kasih kepada TNI dan Pemkab,” ungkapnya dengan wajah ceria.
Peninjauan ini diakhiri dengan evaluasi teknis untuk memastikan sisa pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sebelum penutupan program TMMD dalam beberapa waktu ke depan.
Laporan: Armin








Tinggalkan Balasan