oleh

Jalur Vital Bumiayu-Salem Ambles: Akses Transportasi Warga Brebes Selatan Terancam Putus Total

banner 468x60

BREBES – Kondisi infrastruktur di wilayah Brebes Selatan kini tengah menjadi sorotan tajam. Jalur vital yang menghubungkan Kecamatan Bumiayu dan Kecamatan Salem dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat badan jalan yang ambles. Kejadian ini memicu kekhawatiran serius di tengah masyarakat karena jalur tersebut merupakan urat nadi distribusi logistik dan ekonomi warga.

Amblesnya jalan ini diduga kuat akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan di Brebes beberapa hari terakhir, yang mengakibatkan tanah di bawah badan jalan mengalami pergerakan atau labil.

banner 336x280

Akses Utama Distribusi Warga Terancam Lumpuh

Jalur Bumiayu-Salem bukan sekadar jalan penghubung biasa, melainkan akses utama bagi pengiriman pasokan pangan, hasil pertanian, hingga akses layanan kesehatan bagi ribuan warga di pelosok Brebes Selatan. Dengan kondisi jalan yang ambles hampir separuh badan jalan, kendaraan besar seperti truk pengangkut sembako kini harus ekstra waspada, bahkan sebagian dilarang melintas.

Baca Juga  Nehat Menyalip dari Sisi Kiri, Pemotor Tersenggol dan Terlindas Bus Transjakarta di Jalan Sudirman

Warga setempat melaporkan bahwa jika penanganan tidak segera dilakukan secara permanen, ada risiko jalur ini akan terputus total (longsor), yang dapat menyebabkan isolasi ekonomi di beberapa desa di Kecamatan Salem.

Dampak Ekonomi bagi Petani dan Pedagang

Para petani di wilayah Salem yang sangat bergantung pada jalur ini untuk mengirim hasil bumi ke pasar Bumiayu mulai merasakan dampaknya. Biaya transportasi berpotensi membengkak karena kendaraan harus memutar lebih jauh atau menanggung risiko kerusakan armada saat memaksakan melintas di area yang ambles.

Baca Juga  Warga Bantarkawung Brebes Ditemukan Meninggal di Kebun, Diduga Akibat Depresi Panjang

“Kalau jalannya putus, kami bingung mau jual hasil tani ke mana lagi. Ini satu-satunya jalan tercepat kalau mau ke kota (Bumiayu),” keluh salah seorang warga yang melintas di lokasi.

Desakan Penanganan Cepat kepada Pemkab Brebes

Pemerintah Kabupaten Brebes, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU), kini didesak untuk segera melakukan langkah darurat. Masyarakat berharap tidak hanya sekadar penambalan atau pemasangan garis polisi, tetapi diperlukan penguatan struktur tanah atau pembangunan talud permanen di titik-titik rawan pergerakan tanah.

Saat ini, pihak berwenang bersama warga telah memasang tanda peringatan di sekitar lokasi ambles guna meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas, terutama saat malam hari ketika penerangan jalan masih sangat minim.

Laporan: Armin

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *