
SERANG – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PLN Indonesia Power (PLN IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Lontar menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan listrik nasional. Melalui rangkaian kegiatan “Siaga Kelistrikan dan Safari Ramadan 1447 H”, UBP Lontar memastikan kesiapan sistem yang menyuplai area Ring 1 Jakarta serta menopang keandalan listrik di wilayah Jawa-Madura-Bali (Jamali).
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (10/3/2026) ini dihadiri oleh jajaran direksi dan komisaris PLN IP, termasuk Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Endang Astharanti. Fokus utama tahun ini adalah memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa kendala pasokan energi.
Inovasi Teknologi: Kolaborasi Strategis dengan Huawei
Langkah menarik diambil UBP Lontar dengan menjalin kolaborasi bersama raksasa teknologi, Huawei. Kerja sama ini bertujuan mengakselerasi transformasi digital pada operasional pembangkit, mulai dari pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk inspeksi cerdas hingga penguatan keamanan siber.
Senior Manager UBP Lontar, Ria Indrawan, menyatakan bahwa integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi kunci efisiensi masa depan. “Kami optimis inovasi ini akan memperkuat efisiensi operasional sekaligus mendukung upaya PLN Indonesia Power dalam menghadirkan pasokan listrik yang semakin andal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sistem digitalisasi ini juga mencakup aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), yang memastikan operasional hulu ke hilir berjalan lebih modern dan aman dari risiko kecelakaan kerja maupun gangguan teknis.
Inspeksi Ketat Jalur Bahan Bakar dan Kontrol
Dalam rangkaian siaga ini, manajemen melakukan peninjauan langsung (field inspection) ke area krusial seperti dermaga (Jetty) penerimaan bahan bakar dan Central Control Room (CCR). Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh infrastruktur pendukung dalam kondisi prima menghadapi beban puncak selama bulan puasa.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN IP, Endang Astharanti, menekankan pentingnya sinergi antarunit pembangkit untuk mitigasi risiko secara dini. “Siaga Ramadan bukan hanya tentang memastikan pasokan, tetapi memperkuat koordinasi. Dengan dukungan teknologi, kami yakin mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional,” tegasnya.
Kepedulian Sosial di Lingkungan Operasional
Sejalan dengan semangat Ramadan, UBP Lontar tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar. Melalui Safari Ramadan, perusahaan menyalurkan santunan bagi anak yatim dan dhuafa di wilayah operasional Desa Lontar.
Acara santunan tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan budaya religi berupa Hadrah dan Tari Saman dari siswa MI Al-Husna Desa Lontar, menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan antara perusahaan dan warga.
Dengan kesiapan personel yang siaga 24 jam dan dukungan teknologi AI terbaru, PLN Indonesia Power UBP Lontar optimis dapat menjaga nyala listrik tetap andal sejak awal Ramadan hingga perayaan Idulfitri mendatang.(ned)




















Komentar