TANGERANG SELATAN – Warga kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mendadak gempar pada Rabu (29/7/2026) pagi. Sesosok jasad bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak tak bernyawa di teras Klinik Amallia 24 Jam.
Peristiwa pilu tersebut pertama kali diketahui oleh seorang perawat setempat yang hendak memulai aktivitas pelayanan medis pagi hari di klinik tersebut.
Perawat Temukan Korban Tak Bernyawa, Warga Langsung Berkerumun
Saksi mata yang merupakan perawat klinik terkejut saat melihat tubuh bayi mungil itu sudah tak bergerak di pelataran teras. Mengetahui hal tersebut, pihak klinik langsung melapor ke Polsek Pondok Aren.
Salah seorang warga sekitar, Alfian (33), menuturkan bahwa suasana di sekitar lokasi kejadian mendadak riuh dipadati warga yang penasaran usai kabar penemuan bayi tersebut menyebar.
“Saya keluar rumah lihat sudah ramai orang berkerumun. Pas saya mendekat ke area klinik, warga di sana bilang kalau ada penemuan bayi dan kondisi bayinya sudah meninggal dunia,” tutur Alfian di lokasi kejadian.
+------------------------------------------------------------------------+
| Ringkasan Penemuan Jasad Bayi |
+------------------------------------------------------------------------+
| Waktu Kejadian : Rabu, 29 Juli 2026 (Pagi WIB) |
| Lokasi TKP : Teras Klinik Amallia 24 Jam, Pondok Aren, Tangsel |
| Jenis Kelamin : Perempuan |
| Status Kondisi : Meninggal Dunia |
| Lokasi Evakuasi : RSUD Kabupaten Tangerang (Pemeriksaan Medis) |
+------------------------------------------------------------------------+
Polisi Buru Pelaku Pembuangan, Jasad Dievakuasi ke RSUD
Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne Rose Agrippina Putri, membenarkan adanya laporan penemuan jasad bayi perempuan tersebut. Pihaknya bergerak cepat mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan bukti awal.
Polisi saat ini fokus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi orang tua atau pelaku yang tega membuang bayi tersebut di area klinik.
“Betul, kami menerima laporan terkait penemuan bayi perempuan dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini penyidik masih mengusut penyebab pasti kematian korban sekaligus menelusuri pelaku yang membuangnya. Perkembangan kasus akan kami sampaikan usai hasil penyelidikan rampung,” tegas Kompol Anne Rose Agrippina Putri.
Petugas kepolisian telah mengevakuasi jasad bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang untuk menjalani autopsi dan pemeriksaan medis guna melengkapi berkas penyidikan.
