BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kini berpacu dengan waktu. Mereka terus mengebut persiapan Stadion Pakansari menjelang turnamen Piala AFF 2026. Kompetisi sepak bola bergengsi tingkat Asia Tenggara ini akan bergulir mulai Senin (27/7/2026).
Saat ini, progres perbaikan fisik stadion telah menyentuh angka 95 persen. Para pekerja memfokuskan sisa pengerjaan pada area atap tribun. Sebelumnya, pusaran angin puting beliung sempat merusak bagian atas markas kebanggaan warga Bogor tersebut.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan timnya bekerja keras menyelesaikan masalah fasilitas ini. Ia menargetkan seluruh perbaikan tuntas sebelum hari pertandingan.
“Kami terus menyempurnakan fasilitas stadion. Tim teknis juga sedang menuntaskan perbaikan atap yang sebelumnya rusak akibat cuaca ekstrem,” jelas Rudy Susmanto pada Selasa (21/7/2026).
Tanggung Jawab Berat Tuan Rumah
Menjadi tuan rumah Piala AFF 2026 jelas memunculkan kebanggaan tersendiri bagi warga. Namun, hal ini juga membawa tanggung jawab yang sangat berat. Pemkab Bogor wajib menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh penonton maupun pemain.
Oleh karena itu, Rudy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut turun tangan. Warga harus menunjukkan keramahan serta menjaga ketertiban lingkungan selama turnamen berlangsung.
“Mari kita sambut para tamu dari berbagai negara dengan sangat baik. Tunjukkan bahwa warga Bogor mampu menjadi tuan rumah yang ramah. Selain itu, kita wajib mendukung penuh langkah Timnas Indonesia meraih gelar juara,” tambah pemimpin daerah tersebut.
Akhirnya, Bupati menaruh harapan besar pada kualitas fasilitas Stadion Pakansari. Ia meyakini arena ini mampu memberikan pengalaman bertanding yang luar biasa bagi para atlet, staf pelatih, hingga suporter.
Waktu kurang dari sepekan tentu sangat krusial bagi pihak kontraktor. Mereka tidak boleh sembarangan menambal atap stadion demi sekadar mengejar target waktu peresmian. Pihak pengelola wajib mengutamakan standar keselamatan tingkat tinggi. Nyawa dan keamanan puluhan ribu suporter jauh lebih berharga daripada sekadar pujian seremonial kelancaran acara.
