oleh

Tragis! Sedang Asyik Mancing, Bocah 9 Tahun di Jasinga Bogor Ditemukan Tewas Mengenaskan Diduga Diserang Anjing Pemburu

banner 468x60

BOGOR – Geger penemuan mayat seorang anak laki-laki di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendadak viral dan memantik keprihatinan mendalam dari publik. Korban yang masih berusia 9 tahun tersebut ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di area terbuka. Dugaan kuat yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa nyawa korban melayang secara tragis akibat diserang dan digigit oleh anjing pemburu babi hutan.

Insiden memilukan ini dibenarkan langsung oleh otoritas kepolisian setempat. Kapolsek Jasinga, Iptu Agus Hidayat, mengonfirmasi bahwa jasad anak laki-laki berinisial MAS tersebut telah dievakuasi oleh petugas bersama warga setempat setelah menerima laporan resmi dari pihak keluarga korban.

banner 336x280

Posisi Telungkup di Rerumputan dan Luka Acak di Kepala

Berdasarkan rekaman video penemuan jasad yang beredar luas di linimasa, proses evakuasi berlangsung haru dan menegangkan. Sejumlah warga yang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) tampak memeriksa kondisi jasad korban yang sudah membujur kaku. Saat pertama kali ditemukan, bocah malang tersebut berada dalam posisi telungkup di atas hamparan rerumputan.

Baca Juga  Ahmad Yazid Didakwa TPPU Miliaran Rupiah, Diduga Samarkan Hasil Korupsi Penjualan Tanah BUMD Cilacap

Iptu Agus Hidayat membeberkan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat pada siang hari sekira pukul 11.30 WIB. Informasi awal yang dihimpun dari kesaksian warga di sekitar lokasi menyebutkan bahwa petaka ini bermula saat korban tengah asyik melakukan aktivitas memancing.

“Informasi awal dari warga, korban lagi mancing, digigit anjing (pemburu babi). Ini kan baru informasi awalnya, baru diduga. Setelah anggota cek ke lokasi, memang betul ada mayat anak kecil,” ungkap Iptu Agus saat memberikan keterangan kepada awak media, dikutip Senin (8/6/2026).

Saat dilakukan olah TKP awal oleh tim identifikasi, petugas menemukan adanya luka parah di bagian kepala korban. Polisi memastikan luka tersebut memiliki bentuk yang acak dan bukan disebabkan oleh hantaman atau sayatan senjata tajam (sajam), yang mana sejalan dengan indikasi bekas gigitan atau cakaran hewan liar.

Polisi Kerahkan Reskrim dan Satgas PPA untuk Selidiki Kasus

Meskipun narasi serangan anjing pemburu babi sudah santer disuarakan oleh masyarakat, pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan final. Polisi masih membutuhkan hasil visum medis serta bukti otentik untuk memastikan penyebab utama kematian bocah MAS.

Pada saat personel kepolisian tiba di lokasi kejadian, kawanan anjing pemburu maupun pemiliknya yang diduga melepaskan hewan liar tersebut sudah tidak ditemukan lagi di sekitar TKP. Mengingat kasus ini melibatkan korban jiwa di bawah umur, Polsek Jasinga langsung bergerak cepat melakukan koordinasi vertikal dengan jajaran inti Polres Bogor.

“Saya juga sudah koordinasi dengan Kasat PPA/PPO, dengan Kasat Reskrim, saya juga sudah laporkan kejadian ini ke Kapolres. Jadi saat ini masih tahapan proses pemeriksaan dulu saksi-saksi, masih penyelidikan,” tegas Iptu Agus memungkasi penjelasannya.

Kasus ini kini di bawah pengawasan ketat Satreskrim Polres Bogor. Publik mendesak agar polisi mengusut tuntas pemilik anjing pemburu babi tersebut, karena dinilai telah melakukan kelalaian berat (culpa) yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain secara tragis sebagaimana diatur dalam hukum pidana.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *