NABIRE – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Provinsi Papua Tengah mulai memanaskan mesin partai. Bertempat di kediaman Bapak Isaias Douw, Kelurahan Nabarua, Distrik Nabire, jajaran pengurus menggelar diskusi internal guna mematangkan persiapan pelantikan pengurus wilayah periode 2026-2031, Sabtu (18/4/2026).

Pelantikan ini diproyeksikan menjadi tonggak sejarah PSI di provinsi daerah otonomi baru (DOB) tersebut, sebagai upaya memperkuat struktur dan kehadiran partai di tengah masyarakat Papua Tengah.

Libatkan Tokoh Masyarakat dan Pemerintah

Ketua DPW PSI Papua Tengah, Bapak Isaias Douw, menegaskan bahwa momentum pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan ajang konsolidasi awal untuk menyatukan visi perjuangan partai. Ia berencana merangkul seluruh elemen masyarakat dalam perhelatan tersebut.

“Kami ingin PSI hadir secara resmi dan siap bekerja. Karena itu, kami melibatkan pemerintah provinsi, Forkopimda, serta seluruh tokoh agama, adat, perempuan, hingga pemuda se-Papua Tengah agar arah perjuangan PSI selaras dengan kebutuhan rakyat,” ujar Isaias Douw dalam diskusi tersebut.

Persiapan Panitia Pelaksana

Panitia pelaksana yang telah terbentuk dilaporkan akan mulai bergerak secara intensif sejak awal bulan depan. Selain agenda pelantikan resmi, acara tersebut nantinya akan diisi dengan ramah tamah serta konsolidasi kader yang berasal dari delapan kabupaten di wilayah Papua Tengah.

Ketua Panitia Pelantikan menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah koordinasi lokasi dan pendistribusian undangan resmi kepada jajaran stakeholder terkait.

“Awal bulan depan kami sebar undangan. Target kami acara ini sukses, berlangsung khidmat, dan menjadi energi baru bagi PSI untuk memberikan kontribusi nyata di Papua Tengah,” ungkap Isaias Douw menambahkan.

Kehadiran PSI di Papua Tengah diharapkan mampu membawa warna baru dalam perpolitikan lokal, dengan mengedepankan semangat transparansi dan kepemudaan yang menjadi ciri khas partai berlambang bunga mawar tersebut.(Jer)