oleh

Antisipasi Puncak Arus Balik Kedua, Kepolisian Resmi Berlakukan Skema One Way Lokal

banner 468x60

JAKARTA – Menjelang prediksi puncak arus balik gelombang kedua Lebaran 2026, pihak kepolisian mulai mengambil langkah diskresi kepolisian guna mengurai kepadatan volume kendaraan yang menuju arah Jakarta. Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah pemberlakuan skema one way (satu arah) lokal di sejumlah titik krusial.

Langkah ini diambil menyusul terjadinya peningkatan signifikan jumlah kendaraan di jalur-jalur utama, baik jalan tol maupun jalan arteri, pada Jumat (27/3/2026). Pemberlakuan one way lokal ini bersifat situasional, bergantung pada kepadatan arus lalu lintas di lapangan.

banner 336x280

Fokus pada Titik Rawan Kepadatan

Skema one way lokal ini difokuskan pada ruas jalan yang mengalami penyempitan atau pertemuan arus kendaraan dari berbagai daerah. Pihak kepolisian menyatakan bahwa rekayasa ini bertujuan untuk mempercepat penyerapan kendaraan dari arah timur dan selatan menuju wilayah Jabodetabek.

Baca Juga  Coreng Wajah Arus Mudik: Kakek 72 Tahun Jadi Korban Pungli di Ciwandan, ASDP Nonaktifkan Oknum Petugas

“Kami memberlakukan one way lokal untuk memberikan prioritas bagi pemudik yang tengah kembali. Ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berkepanjangan di titik-titik tertentu,” ujar petugas kepolisian dalam keterangannya.

Koordinasi Lintas Sektoral

Penerapan rekayasa lalu lintas ini dilakukan dengan koordinasi ketat antara Korlantas Polri, Dinas Perhubungan, dan pengelola jalan tol. Petugas di lapangan terus memantau traffic counting untuk menentukan kapan skema ini dimulai dan kapan harus kembali ke normal.

Selain one way, petugas juga menyiapkan skema contraflow di beberapa titik Tol Trans Jawa sebagai opsi tambahan jika volume kendaraan terus merangkak naik hingga malam hari.

Baca Juga  Arus Balik Masih Berlangsung, Tol Cipali KM 196 Terpantau Macet Parah

Imbauan bagi Pengguna Jalan

Masyarakat yang sedang dalam perjalanan arus balik diimbau untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan dan tidak memaksakan diri jika merasa lelah. Pengendara juga diminta untuk memastikan saldo kartu elektronik tol mencukupi serta kondisi kendaraan dalam keadaan prima guna menghindari hambatan di tengah perjalanan.

Dengan pemberlakuan one way lokal ini, diharapkan arus balik gelombang kedua dapat berjalan lebih lancar dan aman bagi seluruh masyarakat yang akan kembali memulai rutinitas di Ibu Kota dan sekitarnya.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *