
MAJALENGKA – Gelombang arus balik Lebaran 2026 masih menunjukkan intensitas tinggi di jalur Trans Jawa. Berdasarkan pantauan terkini pada Jumat (27/3/2026), kemacetan panjang terjadi di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), tepatnya di sekitar KM 196 arah Jakarta.
Ribuan kendaraan pribadi maupun bus antar kota mulai memadati jalur tersebut sejak pagi hari. Kepadatan ini dipicu oleh volume kendaraan yang terus mengalir dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju wilayah Jabodetabek.
Penyebab Penumpukan Kendaraan
Kondisi di KM 196 terpantau mengalami perlambatan signifikan. Selain karena lonjakan volume kendaraan, adanya pertemuan arus serta aktivitas di sejumlah rest area terdekat turut memberikan kontribusi terhadap antrean kendaraan yang mengular.
Beberapa pengemudi melaporkan bahwa laju kendaraan hanya berkisar antara 10 hingga 20 kilometer per jam, bahkan sesekali berhenti total dalam durasi yang cukup lama.
Langkah Antisipasi Petugas
Pihak kepolisian dan pengelola jalan tol terus berupaya mengurai kepadatan di titik tersebut. Petugas di lapangan mulai menyiagakan skema rekayasa lalu lintas, termasuk kemungkinan pemberlakuan contraflow lokal atau one way jika antrean terus memanjang melewati batas toleransi.

“Kami terus memantau pergerakan arus dari arah timur. Koordinasi terus dilakukan agar kemacetan di titik-titik krusial seperti KM 196 ini tidak mengunci jalur utama,” ungkap petugas di lokasi.
Imbauan bagi Pengendara
Masyarakat yang sedang dalam perjalanan arus balik diimbau untuk tetap bersabar dan menjaga jarak aman antar kendaraan. Pengendara juga diingatkan untuk tidak menggunakan bahu jalan sebagai jalur melintas karena dapat menghambat kendaraan darurat dan memperparah kemacetan.
Bagi pemudik yang hendak kembali ke arah Jakarta, disarankan untuk memantau aplikasi navigasi secara berkala dan memastikan kondisi fisik serta kecukupan bahan bakar serta saldo tol sebelum memasuki ruas Tol Cipali yang masih dalam kondisi padat merayap. (red)








Tinggalkan Balasan