oleh

Akses Bertemu Anak Diduga Dibatasi, Ruben Onsu Siapkan Langkah Gugatan Hukum Sepulang Umrah

banner 468x60

JAKARTA – Presenter papan atas Ruben Onsu dikabarkan akan segera mengambil langkah tegas melalui jalur hukum terkait sengketa hak asuh anak sepulangnya dari menunaikan ibadah umrah. Didampingi kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben kini tengah mematangkan draf gugatan hukum sebagai bentuk ikhtiar untuk memperjuangkan hak-haknya sebagai seorang ayah kandung.

Menurut Minola Sebayang, keputusan besar ini diambil bukan tanpa alasan yang kuat. Ruben mengaku mulai mendapati berbagai kendala dan dipersulit untuk bertemu dengan kedua putri kecilnya, Thalia dan Thania. Padahal, pasca-perceraian, kedua belah pihak sebelumnya sudah menyepakati komitmen bersama mengenai pembagian jadwal pertemuan.

banner 336x280

Hak Pertemuan Mingguan Kerap Terhambat

Minola menjelaskan, dalam kesepakatan awal yang berjalan di ruang tertutup, Ruben seharusnya memiliki hak penuh untuk menghabiskan waktu bersama anak-anaknya selama dua hingga tiga hari di setiap pekan. Namun, belakangan ini hak dasar tersebut kerap menemui jalan buntu dan hambatan sepihak di lapangan.

Baca Juga  Sempat Mandek, Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Tirtayasa Tahun 2019 Resmi Diusut Polres Serang

Selain persoalan pematasan akses komunikasi fisik, pihak Ruben juga menaruh perhatian dan kekhawatiran yang mendalam terhadap aktivitas kedua putrinya di dunia digital. Mereka menyoroti keterlibatan anak-anak yang kini dinilai aktif dilibatkan dalam berbagai promosi produk komersial di media sosial.

Pihak manajemen hukum Ruben menganggap eksploitasi komersial tersebut berpotensi mengarah pada dugaan pelanggaran hak anak, sehingga persoalan ini telah dikonsultasikan secara resmi ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

“Ini membuat Ruben, seperti yang tadi saya katakan, mulai melangkah lebih jauh lagi dari ruang tertutup itu untuk berkonsultasi dan kemudian melakukan pengaduan dugaan-dugaan pelanggaran hak tadi itu di KPAI. Ini kan langkah pertama,” ungkap Minola Sebayang kepada awak media.

Buka Opsi Damai Lewat Pertemuan 11 Juli

Kendati dokumen serta berkas gugatan ke pengadilan telah rampung dipersiapkan secara matang, Ruben Onsu ditegaskan masih berbesar hati membuka ruang mediasi dan peluang penyelesaian secara kekeluargaan.

Sebuah agenda pertemuan penting antara kedua belah pihak telah dijadwalkan bakal berlangsung pada Sabtu, 11 Juli mendatang. Pertemuan ini digadang-gadang menjadi benteng terakhir untuk mencari solusi solutif demi masa depan anak tanpa harus memperpanjang perkara di meja hijau.

Namun, Minola memberikan catatan tebal bahwa forum mediasi besok harus melahirkan sebuah nota komitmen yang tertulis dan mengikat, bukan sekadar janji-janji lisan yang rentan dilanggar kembali seperti pengalaman sebelumnya.

“Kalau misalnya tanggal 11 itu pembicaraan itu artinya ada komitmen, bukan hanya komitmen lisan tapi dibarengi dengan tindakan dan perbuatan nyata, ya mungkin saja gugatan itu juga tidak perlu dilakukan,” pungkas Minola tegas.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *