
PANDEGLANG — Langkah taktis guna menyukseskan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terus dikebut di berbagai wilayah. Salah satu realisasi konkrit ditunjukkan melalui peresmian dan peluncuran resmi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bama Pagelaran 016 yang dipusatkan di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Kehadiran fasilitas ini diproyeksikan menjadi pilar penting dalam mendongkrak kualitas kesehatan, khususnya bagi anak-anak usia sekolah serta kluster keluarga prasejahtera yang membutuhkan intervensi pemenuhan nutrisi.
Di Bawah Naungan Yayasan dan Didukung Penuh Muspika
Operasional dan tata kelola SPPG Bama Pagelaran 016 ini berada langsung di bawah naungan Yayasan Danastri Ratu Pinasthika. Lembaga ini menyatakan komitmen penuh untuk mengawal peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui skema program sosial yang terstruktur dan berkelanjutan.
Rangkaian acara peluncuran berlangsung secara khidmat serta memanen antusiasme tinggi dari warga sekitar. Momentum krusial ini turut dihadiri dan disaksikan oleh:
-
Jajaran unsur Muspika Kecamatan Pagelaran
-
Tokoh agama dan tokoh adat setempat
-
Tokoh masyarakat serta barisan relawan kemanusiaan
Komitmen Pelayanan Gizi yang Merata dan Berkualitas
Asisten Lapangan SPPG Bama Pagelaran 016, Lian Maulana, menggarisbawahi bahwa program MBG ini bukan sekadar agenda seremonial atau kegiatan sosial konvensional. Melainkan, sebuah manifestasi kepedulian kolektif guna memastikan distribusi hak gizi masyarakat dapat terpenuhi secara adil dan merata.

“Program ini bukan hanya kegiatan sosial semata, tetapi komitmen bersama agar masyarakat mendapatkan pelayanan pemenuhan gizi yang sehat dan berkualitas. Kami berharap SPPG Bama Pagelaran 016 memberi dampak positif, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan perhatian lebih,” terang Lian Maulana saat memberikan keterangan di lokasi kegiatan.
Lian menambahkan, akselerasi program di tingkat akar rumput ini berjalan linier dengan visi pemerintah pusat dalam menggodok kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui pemerataan akses pangan sehat. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini mustahil tercapai tanpa adanya sinergi yang kokoh antara birokrasi, relawan, dan yayasan pengelola.
Apresiasi Muspika: Solusi Tekan Angka Malanutrisi
Apresiasi tinggi juga dilayangkan oleh perwakilan Muspika Kecamatan Pagelaran yang hadir dalam peresmian tersebut. Pihak otoritas kecamatan menilai, keberadaan SPPG Bama Pagelaran 016 merupakan solusi taktis jarak pendek dan panjang untuk memudahkan masyarakat pedesaan memperoleh akses pangan bernutrisi tinggi.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi launching SPPG Bama Pagelaran 016. Program ini sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kami harap SPPG ini memberi manfaat nyata dan menjadi solusi pemenuhan gizi,” papar perwakilan Muspika Kecamatan Pagelaran.
Pihak Muspika menaruh harapan besar agar pos pelayanan gizi ini dapat menjaga konsistensi performanya dalam jangka panjang serta tidak terjebak dalam euforia sesaat. Langkah ini dinilai strategis dalam menekan persoalan kekurangan gizi (malnutrisi) serta menumbuhkan kesadaran kolektif keluarga akan pentingnya pola makan sehat demi mencetak generasi emas Indonesia yang produktif.
Suasana gotong royong dan kebersamaan kian kental terasa di penghujung acara. Rangkaian peresmian tersebut ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi foto bersama antara pengurus yayasan, unsur Muspika, tokoh agama, serta para relawan yang mengawal persiapan dapur sehat dari awal. (DED/PDG)








Tinggalkan Balasan