
TANGERANG — Pemerintah Desa (Pemdes) Pesilian, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengasistensi dan meringankan beban hidup masyarakat bawah. Langkah solutif ini diwujudkan melalui program penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa paket komoditas sembako yang didistribusikan kepada ribuan warga di sejumlah rukun tetangga (RT) pada Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan sosial kemanusiaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pesilian, H. Dulatip, S.IP, tersebut mendapat sambutan serta apresiasi yang sangat positif dari warga setempat.
Intervensi Harga dan Jaring Pengaman Pangan
Dalam aksi pembagian bansos ini, komoditas pangan yang digelontorkan untuk tiap Kepala Keluarga (KK) tergolong memiliki volume yang signifikan, yaitu mencakup:
-
Beras Premium: Seberat 20 kilogram per KK.
-
Minyak Goreng: Sebanyak 4 liter per KK.
Seluruh pasokan logistik pangan tersebut disuplai langsung dari stok Perum Bulog. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi makro pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan pangan nasional di tengah tren meningkatnya kebutuhan konsumsi harian masyarakat.
Tercatat sebanyak 1.700 paket sembako ludes disalurkan kepada kluster warga yang dinilai paling membutuhkan. Program ini secara khusus diarsiteki untuk mengintervensi serta menjaga kestabilan harga pangan di tingkat domestik rumah tangga, sekaligus memotong beban pengeluaran riil keluarga kurang mampu yang terdampak oleh dinamika kondisi ekonomi global.

Penyaluran Transparan dan Tertib Protokol
Sejak pagi hari, antusiasme warga terlihat membubung di lokasi pembagian dengan tetap mengikuti arahan dan barisan antrean yang rapi dari petugas lapangan. Berkat koordinasi yang matang, proses birokrasi penyaluran berjalan dengan sangat tertib, aman, dan lancar. Kondisi kondusif ini tercapai berkat keterlibatan aktif dari jajaran perangkat desa, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, hingga unsur organisasi kepemudaan yang bahu-bahu mengawal jalannya kegiatan.
Kepala Desa Pesilian, H. Dulatip, S.IP, mengutarakan bahwa gelaran bansos berkala ini merupakan manifestasi kepedulian jajaran birokrasi desa terhadap pemenuhan hak dasar warga. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pokok adalah prioritas mutlak yang wajib dipenuhi demi menjaga ketahanan pangan keluarga.
“Pemerintah Desa Pesilian terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Kami berharap bantuan sembako ini dapat membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat dan sedikit meringankan beban ekonomi keluarga,” tutur H. Dulatip kepada awak media.
Ia menggarisbawahi bahwa seluruh rantai distribusi bansos ini dilakukan secara terbuka, merata, dan transparan guna meminimalisasi potensi salah sasaran di lapangan. Pihaknya juga berjanji akan terus menjalin komunikasi intensif dengan instansi sektoral vertikal agar program serupa dapat meluas efektivitasnya.
Apresiasi Sinergitas dan Harapan Warga
Di akhir penjelasannya, H. Dulatip melayangkan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen relawan dan jajaran perangkat RT/RW yang telah merelakan waktu dan tenaganya demi menyukseskan distribusi bantuan pangan ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dan bergotong royong sehingga penyaluran bantuan sembako ini berjalan tertib dan lancar. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dijaga demi kepentingan masyarakat,” katanya lugas.
Di sisi lain, sejumlah warga penerima manfaat mengaku sangat bersyukur dan merasa terlepas dari impitan ekonomi berkat adanya intervensi paket sembako dari Pemdes Pesilian ini. Warga menaruh harapan besar agar program bantuan pangan Bulog ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan di masa-masa mendatang mengingat dampaknya yang sangat menyentuh kebutuhan dapur sehari-hari. (NED/TNG)








Tinggalkan Balasan