
BREBES – Semangat gotong royong kembali membara di Kabupaten Brebes. Pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 resmi dimulai di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Selasa (10/02/2026). Acara ini menandai babak baru kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam upaya mengakselerasi pembangunan di wilayah pelosok.
Sejak fajar menyingsing, ratusan warga Desa Cikuya mulai memadati lokasi pembukaan. Mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu rumah tangga, semua tampak antusias menyambut kehadiran para prajurit Kodim 0713/Brebes.
Fokus Pembangunan: Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Program TMMD kali ini tidak hanya menyasar pada pembangunan fisik semata. Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Beberapa agenda utama dalam TMMD Reguler ke-127 ini meliputi:
-
Pembangunan Fisik: Perbaikan akses jalan desa dan renovasi fasilitas umum.
-
Kegiatan Nonfisik: Penyuluhan kesehatan, edukasi wawasan kebangsaan, serta pelatihan ketahanan pangan.
-
Pemberdayaan Ekonomi: Sosialisasi program-program yang bertujuan meningkatkan kemandirian masyarakat desa.
“Kami hadir bersama rakyat untuk membantu percepatan pembangunan desa. Antusiasme masyarakat menjadi energi utama agar seluruh sasaran TMMD berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata,” tegas Letkol Inf Ambariyantomo.
Harapan Baru Bagi Warga Desa Cikuya
Bagi warga setempat, kehadiran TMMD adalah jawaban atas kendala aksesibilitas yang selama ini mereka alami. Wartinah (54), salah seorang warga, mengungkapkan rasa syukurnya atas terpilihnya Desa Cikuya sebagai lokasi program.

“Kami sangat senang. Selama ini akses jalan yang rusak sering menghambat aktivitas harian. Dengan adanya pembangunan ini, kami berharap mobilitas warga jadi lebih mudah dan ekonomi desa meningkat,” tutur Wartinah dengan wajah sumringah.
Gotong Royong sebagai Kunci Keberhasilan
Keberhasilan TMMD sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan semangat kerja bakti yang menjadi ciri khas bangsa, TMMD Reguler ke-127 diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak infrastruktur yang kokoh, tetapi juga ikatan sosial yang lebih erat antara TNI dan rakyat.
Pembangunan dari pinggiran ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi lintas sektoral mampu membawa perubahan positif, sekaligus membuktikan bahwa semangat gotong royong tetap menjadi fondasi utama dalam membangun negeri dari pelosok.
Laporan: Dedi (KDJ)









Tinggalkan Balasan