oleh

Warga Kragilan Terjatuh ke Dalam Sumur, Tim Rescue Basarnas Banten Dikirim ke Lokasi

banner 468x60

SERANG — Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten bergerak cepat menuju Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Langkah taktis ini diambil setelah otoritas SAR menerima laporan mendesak mengenai seorang warga setempat yang dilaporkan terjatuh ke dalam sumur pada Sabtu (30/5/2026) sore.

Petugas piket Basarnas Banten resmi menerima laporan musibah tersebut pada pukul 17.05 WIB dari Aji, yang merupakan personel aktif Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Serang. Berdasarkan rincian informasi awal yang dihimpun, korban diidentifikasi bernama Nasukin. Korban dilaporkan terperosok dan terjatuh ke dalam sumur sekitar pukul 16.00 WIB, serta sangat membutuhkan bantuan evakuasi medis darurat secepatnya.

banner 336x280

Dua Regu Penyelamat Dikerahkan ke Desa Sentul

Merespons laporan tersebut tanpa menunda waktu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten langsung menginstruksikan pengiriman lima personel rescue terlatih untuk meluncur ke lokasi kejadian pada pukul 17.26 WIB.

Baca Juga  Sengketa SDN Pematang 2: Potret Buram Administrasi Aset dan Pengabaian Hak Ahli Waris Selama 48 Tahun

Operasi penyelamatan di lapangan akan berjalan secara sinergis di bawah koordinasi Tim SAR gabungan. Selain regu dari Basarnas Banten, pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Serang juga ikut mengerahkan lima personel tambahan guna memperkuat proses evakuasi di tempat kejadian perkara (TKP).

Guna menjamin kelancaran jalannya operasi kemanusiaan yang berisiko tinggi ini, armada penyelamat dibekali dengan paket peralatan taktis khusus. Rincian logistik pendukung yang dibawa ke lapangan antara lain meliputi:

  • Satu unit Rescue Car sebagai moda transportasi utama.

  • Satu set peralatan khusus High Angle Rescue Technique (HART) untuk teknik evakuasi medan vertikal/kedalaman.

  • Perangkat medis darurat untuk pertolongan pertama pada korban.

  • Perangkat komunikasi radio siber serta perlengkapan pendukung operasional lainnya.

Fokus Melakukan Asesmen dan Metode Evakuasi Aman

Setibanya di lokasi penemuan, Tim SAR gabungan dijadwalkan akan langsung melangsungkan proses asesmen ketat untuk memantau kondisi fisik serta ketersediaan oksigen bagi korban di dasar sumur. Langkah ini krusial dilakukan demi menentukan metodologi evakuasi yang paling aman dan minim risiko, baik bagi keselamatan korban maupun para personel yang bertugas.

Hingga draf laporan berkala ini diturunkan, tim gabungan dilaporkan masih terus membelah jalur perjalanan menuju titik lokasi kejadian di Kecamatan Kragilan. Pihak Basarnas Banten menegaskan komitmennya untuk memantau setiap jengkal perkembangan operasi ini secara berkala, dan berjanji akan segera merilis informasi lanjutan begitu proses evakuasi tubuh korban berhasil dilaksanakan. (RED/SRG)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *