TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melakukan monitoring langsung terhadap kesiapan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja pada Selasa (17/3/2026). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas dan tenaga medis siap melayani masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmidzi, serta Direktur Utama RSUD Balaraja beserta jajaran manajemen rumah sakit.

Pengecekan Ruang Perawatan dan Kesiapan Tenaga Medis

Bupati Maesyal melakukan pengecekan mendalam di tiga titik krusial pelayanan, yakni ruang persalinan, ruang perawatan anak, dan ruang perawatan dewasa. Langkah ini diambil untuk melihat langsung kualitas pelayanan serta kondisi pasien yang sedang dirawat.

“Agenda rutin ini bertujuan memastikan kesiapan rumah sakit menghadapi momentum lebaran. Kami melihat langsung di ruang persalinan ibu dan bayi dalam kondisi sehat, begitupun di ruang anak. Untuk pasien dewasa, beberapa di antaranya sudah membaik dan diperbolehkan pulang untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga,” ujar Bupati Maesyal.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para dokter spesialis, dokter umum, hingga perawat yang tetap bertugas dengan dedikasi tinggi di masa libur hari raya demi mengutamakan keselamatan pasien.

Penanganan Khusus Pasien Telantar

Di sela monitoring, pihak RSUD Balaraja melaporkan penanganan kasus medis darurat yang melibatkan pasien telantar. Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Balaraja, dr. Makhmud Jumhur, mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja menangani seorang ibu yang melahirkan di kolong jembatan jalan tol dua hari lalu.

“Pasien dibawa ke RSUD Balaraja dalam kondisi darurat. Setelah penatalaksanaan lanjutan, kondisi ibu dan bayi dinyatakan baik dan stabil. Karena keluarga tidak ditemukan, kami telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta DP3A untuk tindak lanjutnya,” jelas dr. Makhmud.

Bupati menegaskan bahwa seluruh biaya penanganan pasien telantar tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Hal ini, menurutnya, merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

RSUD Balaraja sebagai Penyangga Wilayah Barat

Sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah barat Kabupaten Tangerang, RSUD Balaraja diminta untuk tetap siaga 24 jam selama periode mudik dan balik lebaran. Bupati berharap performa pelayanan yang sudah baik dapat terus dipertahankan guna memberikan rasa aman bagi warga yang membutuhkan bantuan medis darurat selama masa libur panjang.