
TANGERANG – Sebagai langkah nyata menangani persoalan lingkungan, Camat Kresek Kabupaten Tangerang, Eka Fathussidki, dijadwalkan akan menggelar diskusi strategis bersama wartawan yang tergabung dalam Pokja Wartawan Gunung Kaler-Kresek (PWGK) pada Senin, 2 Maret 2026.
Diskusi ini bertujuan untuk memetakan akar permasalahan sampah di wilayah Kresek sekaligus merumuskan solusi jangka panjang yang aplikatif. Camat Eka menekankan pentingnya peran media bukan hanya sebagai pelapor, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam memberikan masukan konstruktif bagi pembangunan daerah.
“Kita akan minta para wartawan ikut urun rembug mengatasi persoalan sampah, sehingga ke depan ada solusi kongkrit mengatasi masalah ini,” ujar Camat Eka saat memberikan keterangan pada Sabtu (28/2).
Sinergi Sosial dan Religi
Selain agenda diskusi formal, kegiatan ini juga dirancang untuk mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan. Camat Eka mengajak para awak media untuk terlibat langsung dalam aksi sosial berupa pembagian takjil gratis kepada warga Kresek, yang kemudian ditutup dengan agenda buka puasa bersama.
Dorongan Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi
Rencana kolaborasi ini mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Kresek, Saidul Milad. Ia berharap diskusi ini menjadi pemantik bagi pemerintah untuk melahirkan program pengelolaan sampah yang lebih modern.

“Mari kita dorong pemerintah supaya membuat program pengendalian dan pengelolaan sampah terpadu supaya ada solusi dengan menggunakan teknologi atas permasalahan sampah,” tegas Saidul.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PWGK, Sibti Alex, mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kecamatan Kresek dalam melibatkan insan pers. “Kami menyambut baik inisiatif Pak Camat. Semoga melalui diskusi ini, lahir ide-ide segar yang bisa membantu menyelesaikan masalah sampah di wilayah kami,” pungkasnya.









Tinggalkan Balasan