
BOGOR – Kasus pencemaran Sungai Cileungsi Gunung Putri kembali memicu keresahan warga Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Aliran sungai yang melintas di kawasan permukiman tersebut berubah warna menjadi hitam pekat.
Warga menyaksikan pekatnya air sungai bersamaan dengan terciumnya aroma tak sedap di sepanjang bantaran.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor langsung merespons laporan warga terkait perubahan warna air sungai tersebut.
“Sedimentasi limbah yang telah berlangsung lama menjadi penyebab aliran sungai kembali menghitam,” ungkap perwakilan DLH Kabupaten Bogor.
Debat Air Menyusut Memicu Endapan Limbah Naik
Pihak DLH menjelaskan bahwa penurunan debit air sungai pada musim kemarau mengangkat endapan limbah kimia yang mengendap di dasar sungai.
Kondisi dasar sungai yang tertimbun material limbah bertahun-tahun membuat warna air berubah drastis saat arus air melemah.
DLH Kabupaten Bogor menerjunkan tim verifikasi ke lapangan guna mengambil sampel air dan menelusuri sumber pembuangan limbah industri di sepanjang jalur Sungai Cileungsi.




















Komentar