oleh

Ringankan Beban Korban Kebakaran, Wali Kota Serang Salurkan Bantuan ke Pondok Salafi An-Nabawiyah

banner 468x60

SERANG – Sebagai wujud kepedulian terhadap warganya yang tertimpa musibah, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyambangi Pondok Salafi An-Nabawiyah di Kampung Pakel Masjid, Kelurahan Gelam, Kota Serang, pada Senin (22/6/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk menyerahkan bantuan bagi pihak pondok yang bangunannya ludes dilahap si jago merah pekan lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Budi menyerahkan bantuan berupa 40 mushaf Al-Quran dari Badan Wakaf Al-Quran yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Serang. Selain itu, dana tunai senilai Rp10 juta turut disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kota Serang untuk membantu proses pemulihan bangunan pondok.

banner 336x280

“Alhamdulillah hari ini kami bisa memberikan bantuan langsung berupa Al-Quran dan bantuan uang tunai. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan yayasan yang sedang tertimpa musibah,” ujar Budi saat menyerahkan bantuan kepada pengurus pondok.

Imbauan Kewaspadaan Kebakaran

Kebakaran yang menghanguskan bangunan kayu milik pondok tersebut terjadi pada Selasa (16/6/2026) lalu sekitar pukul 10.50 WIB. Beruntung, saat kejadian kondisi pondok sedang sepi karena sebagian besar penghuni tengah pergi berziarah. Meskipun warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, bangunan kayu tersebut tidak dapat diselamatkan.

Menanggapi insiden ini, Budi Rustandi mengingatkan kembali pentingnya kesadaran warga akan potensi bahaya kebakaran. Ia menekankan bahwa musibah seringkali dipicu oleh kelalaian kecil, seperti penggunaan listrik yang tidak standar atau penggunaan api yang tidak diawasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati. Jangan sembarangan bermain api atau meninggalkan sumber api seperti obat nyamuk bakar saat tidur. Hal-hal kecil seperti itu bisa memicu kebakaran,” tegasnya.

Harapan untuk Aktivitas Belajar

Budi menyatakan harapannya agar Pondok Salafi An-Nabawiyah dapat segera dibangun kembali. Menurutnya, eksistensi pondok pesantren sangat krusial sebagai pusat pendidikan ilmu agama yang membimbing generasi muda menuju kebaikan.

“Semoga pondok ini bisa kembali berdiri dan terus menjadi tempat mengajarkan ilmu-ilmu Nabi sebagai jalan menuju kebenaran,” tutupnya. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam dugaan korsleting listrik, namun masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan lebih mawas diri dalam menjaga instalasi listrik maupun lingkungan sekitar.

banner 336x280
Baca Juga  Longsor di Cikeusal Serang: 25 Rumah Terdampak, Bupati Siapkan Kontrakan untuk Warga

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *