
PANIAI – Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai memberikan apresiasi yang mendalam atas kelancaran pelaksanaan Ujian Nasional untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Agenda tahunan tersebut dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali di seluruh wilayah administrasi Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Pernyataan apresiatif tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Paniai, Agus Kobepa, M.Pd., pada Senin (18/5/2026).
Atasi Tantangan Digitalisasi di Lapangan
Dalam pemaparannya di Kantor Dinas Pendidikan yang berlokasi di kawasan Perkantoran Madi, Jalan Raya Madi-Enaro, Distrik Paniai Timur, Agus Kobepa menggarisbawahi dinamika teknologi yang dihadapi dunia pendidikan saat ini. Kendati dihadapkan pada perubahan instrumen digital, kolaborasi di lapangan terbukti mampu meredam potensi kendala teknis.
“Di tengah tantangan sistem informasi yang semakin kompleks, pelaksanaan ujian di Paniai tetap berjalan aman dan terkendali,” ungkap Agus Kobepa di hadapan awak media.
Komitmen Pemerataan Dukungan Fasilitas
Agus menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Paniai bersama dinas-dinas terkait terus bergerak aktif guna memastikan tidak ada ketimpangan fasilitas selama ujian berlangsung. Fokus perhatian utamanya diarahkan kepada sekolah-sekolah yang berada di wilayah geografis sulit dengan keterbatasan infrastruktur jaringan internet maupun pemenuhan perangkat komputer.
-
Asistensi Sekolah Terpencil: Jajaran dinas memastikan pasokan dukungan yang memadai dikirimkan secara proporsional ke tiap satuan pendidikan.
-
Misi Anti-Ketimpangan: “Kami berkomitmen agar tidak ada sekolah yang tertinggal dalam pelaksanaan ujian,” tegas Kadisdik Paniai tersebut secara lugas.
Di akhir penjelasannya, Agus Kobepa juga melayangkan ajakan kepada seluruh elemen dan tenaga pendidik di Kabupaten Paniai untuk terus menjaga muruah serta semangat pengabdian. Ia berharap kesuksesan pelaksanaan ujian ini dapat dijadikan momentum bersama untuk membudayakan kedisiplinan yang berkesinambungan di dalam lingkungan institusi pendidikan setempat. (Jer)








Tinggalkan Balasan