
PANDEGLANG — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, terus dioptimalkan. Langkah ini diwujudkan melalui pelayanan penyediaan makanan bergizi yang mengedepankan kualitas nutrisi seimbang serta cita rasa yang baik bagi masyarakat penerima manfaat.
Kegiatan operasional dapur sehat yang dilaksanakan di SPPG Panimbangjaya 06 pada Selasa (19/5/2026) tersebut menjadi bagian nyata dari komitmen menyokong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat bawah.
Standar Pengawasan Gizi dan Cita Rasa Ketat
Pihak manajemen dapur MBG Panimbangjaya 06 memastikan bahwa setiap porsi hidangan yang diproduksi dan disajikan telah melalui proses pengawasan yang ketat. Hal ini dilakukan agar seluruh menu makanan memenuhi standar baku kebutuhan nutrisi tubuh.
-
Keseimbangan Menu: Selain fokus pada aspek kandungan gizi, faktor cita rasa masakan juga menjadi perhatian utama pihak pengelola.
-
Akseptabilitas Konsumen: Formulasi rasa yang lezat dijaga dengan baik agar menu makanan gratis yang didistribusikan dapat diterima dan dinikmati secara optimal oleh masyarakat.
Perwakilan SPPG Panimbangjaya 06, Bahri, menegaskan komitmen tinggi institusinya dalam memberikan pelayanan prima kepada warga yang menjadi sasaran program strategis ini.
“Kami akan memberikan MBG ini semaksimal mungkin, baik dari sisi menu maupun kandungan nutrisinya,” ujar Bahri secara lugas.
Pengembangan Menu Berkelanjutan oleh Ahli Gizi
Sinergi penyusunan menu sehat ini dikawal langsung oleh tenaga profesional di bidangnya. Ahli Gizi SPPG Panimbangjaya 06, Ramadani, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan observasi serta pengembangan terhadap komposisi bahan makanan. Langkah evaluasi periodik tersebut bertujuan agar kualitas gizi yang disalurkan mengalami peningkatan mutu dari waktu ke waktu.

“Kami akan selalu berupaya semaksimal mungkin membuat menu yang nutrisinya lebih baik lagi dari waktu ke waktu,” kata Ramadani dalam penjelasannya.
Buka Ruang Evaluasi dan Masukan Publik
Di sisi lain, perwakilan pengelola bernama Toni turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berpartisipasi mengawal jalannya program kemanusiaan ini. Pihaknya membuka pintu komunikasi selebar-lebarnya bagi warga untuk memberikan masukan konstruktif apabila ditemukan adanya kekurangan di lapangan.
“Bila ada kekurangan dalam perihal apa pun agar segera dikonfirmasi dan kami akan segera melakukan evaluasi,” pungkas Toni.
Melalui pelaksanaan program MBG di Kecamatan Panimbang ini, pemerintah daerah berharap tidak hanya sekadar membantu pemenuhan kebutuhan gizi darurat masyarakat. Lebih dari itu, program ini diproyeksikan menjadi sarana penguat sinergi yang harmonis antara birokrasi dan warga dalam mencetak generasi penerus bangsa yang sehat, kuat, serta berkualitas di masa depan. (DED/PDG)








Tinggalkan Balasan