oleh

Sepi Pembeli, Pedagang Telur Asin Khas Brebes di Jalur Pantura Mengeluh di Momen Hari Raya

banner 468x60

BREBES – Momen Hari Raya yang biasanya menjadi ladang rezeki bagi para pelaku UMKM, kini dirasakan berbeda oleh para pedagang telur asin di sepanjang jalur Pantura, Brebes, Jawa Tengah. Alih-alih meraup untung melimpah, para pedagang justru mengeluhkan penurunan omzet yang cukup signifikan pada musim libur Lebaran 2026 ini.

Telur asin yang menjadi ikon kuliner sekaligus oleh-oleh wajib khas Brebes tampak menumpuk di lapak-lapak pedagang. Sepinya kendaraan pemudik yang melintasi jalur arteri Pantura disinyalir menjadi penyebab utama lesunya daya beli di kawasan tersebut.

banner 336x280

Dampak Pengalihan Arus dan Jalan Tol

Salah satu pedagang di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Brebes, mengungkapkan bahwa keberadaan jalan tol yang kini semakin diminati pemudik membuat jalur Pantura kehilangan “pelanggan setianya”. Kendaraan pribadi yang biasanya mampir untuk sekadar beristirahat dan membeli oleh-oleh, kini lebih memilih melaju cepat di jalur bebas hambatan.

Baca Juga  Tak Kuat Didemo Warga, Kades Benda Brebes Akhirnya Resmi Mundur dari Jabatan

“Tahun ini terasa sangat sepi. Biasanya kalau sudah masuk cuti bersama, stok telur asin ribuan butir bisa habis dalam sehari. Sekarang, cari pembeli sepuluh orang saja susah,” keluh salah satu pedagang di lokasi.

Harga Bahan Baku yang Tidak Stabil

Selain sepinya pembeli, beban pedagang semakin bertambah dengan fluktuasi harga telur bebek mentah dari peternak. Upaya mempertahankan harga jual agar tetap terjangkau oleh konsumen di tengah daya beli yang menurun menjadi tantangan tersendiri bagi para pengrajin telur asin.

Saat ini, harga telur asin di tingkat pedagang berkisar antara Rp3.500 hingga Rp5.000 per butir, tergantung pada jenisnya (original, bakar, atau pindang). Namun, harga tersebut dianggap masih cukup berat bagi sebagian masyarakat yang lebih memprioritaskan kebutuhan pokok lainnya selama libur hari raya.

Baca Juga  Antisipasi Aktivitas Ilegal, Perhutani Bersama Polsek Paguyangan Perketat Pengawasan Hutan Brebes

Harapan pada Arus Balik

Para pedagang kini hanya bisa menaruh harapan pada momentum arus balik yang diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Mereka berharap para pemudik yang kembali ke arah Jakarta atau Jawa Barat bersedia menyempatkan diri keluar dari pintu tol untuk membeli oleh-oleh khas daerah.

“Kami berharap ada kebijakan yang mendorong pemudik untuk tetap melirik UMKM di jalur arteri. Jika tidak, ikon telur asin Brebes ini bisa perlahan meredup karena kehilangan pasarnya,” tutupnya.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *