TANGERANG – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang secara resmi membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banggalawa Tantya yang berlokasi di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, pada Sabtu (16/5/2026). Peresmian pusat gizi ini merupakan bagian dari peluncuran 166 unit SPPG Polri secara serentak di seluruh Indonesia yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dari Sidoarjo, Jawa Timur.

Aksi ini menjadi langkah nyata Korps Bhayangkara dalam mengasistensi program strategis pemerintah untuk mengintervensi kualitas kesehatan masyarakat bawah.

Kesiapan Unit Pelayanan di Wilayah Tangerang

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, memaparkan bahwa saat ini terdapat total 30 unit SPPG yang tersebar di wilayah hukum Polresta Tangerang. Dari puluhan unit tersebut, pembagian pengelolaannya meliputi:

  • Polda Banten: Mengelola sebanyak 12 unit SPPG.

  • Polresta Tangerang: Mengelola sebanyak 18 unit SPPG.

Dari seluruh fasilitas tersebut, Kombes Pol Andi Indra menyebutkan bahwa enam unit di antaranya telah aktif beroperasi. Enam titik tersebut meliputi SPPG 1 Cikupa, SPPG 2 Sukamulya, SPPG 3 Kresek, SPPG Raksa 6 Kresek, SPPG Raksa 5 Rajeg, serta SPPG Raksa 15 Kronjo.

“Total penerima manfaat dari SPPG yang sudah beroperasi saat ini telah mencapai 10.926 orang,” ungkap Indra dalam keterangannya.

Intervensi Stunting dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Program penyediaan makanan bergizi gratis ini dirancang secara spesifik untuk menyasar kelompok rentan, di antaranya siswa sekolah, anak balita, ibu hamil, serta ibu menyusui dengan target utama menekan angka stunting (tengkes) di wilayah Banten. Demi menjaga mutu, pihak pengelola menerapkan standar higienitas serta keamanan pangan yang ketat pada setiap makanan yang diproduksi.

Di samping fokus pada isu kesehatan, program kemanusiaan ini terbukti membawa dampak domino positif bagi perekonomian sirkular di tingkat bawah.

  • Sektor Pertanian & Perikanan: Bahan baku pasokan pangan dibeli langsung dari para petani, peternak, dan nelayan lokal di sekitar wilayah operasional.

  • Sektor Ketenagakerjaan: Aktivitas di dapur umum SPPG turut membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar yang direkrut sebagai tenaga pelaksana.

Peningkatan Signifikan Target SPPG di Banten

Agenda peresmian di Kecamatan Rajeg ini turut dihadiri oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, jajaran Forkopimda, serta pejabat utama Polda Banten.

Dalam kesempatannya, Brigjen Pol Hendra Wirawan melayangkan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran kapolres, tim pengawas, dan koordinator lapangan yang berhasil menggenjot pembangunan SPPG di Banten melampaui target awal. Dari yang semula hanya ditargetkan membangun satu unit model percontohan, kini perkembangannya melonjak drastis hingga mencapai 70 unit di seluruh Provinsi Banten.

Wilayah Kabupaten Tangerang tercatat menjadi daerah dengan konsentrasi SPPG terbanyak. Dari peta pemetaan yang ada, sebanyak 38 unit dipastikan sudah beroperasi penuh, 27 unit dalam tahap persiapan operasional akhir, sementara 11 unit sisanya masih dikejar dalam proses konstruksi bangunan. (RED/TNG)