SEMARANG – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY memastikan kesiapan infrastruktur jalan raya di wilayah Jawa Tengah dalam menyambut arus mudik Lebaran 2026. Hingga akhir Februari, tingkat kemantapan jalan nasional di provinsi ini dilaporkan telah mencapai angka 93,47 persen.

Kondisi ini menunjukkan kesiapan jalur utama, baik di lintas utara (Pantura), lintas tengah, maupun lintas selatan (Pansela), untuk disinggahi jutaan kendaraan pemudik yang diprediksi akan melonjak tahun ini.

Rincian Kemantapan Jalur Utama

Kepala BBPJN Jawa Tengah-DIY (atau perwakilan otoritas terkait dalam laporan tersebut) menjelaskan bahwa pemeliharaan rutin terus dikebut untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan. Berdasarkan data teknis, sebaran tingkat kemantapan jalan nasional adalah sebagai berikut:

  • Lintas Utara (Pantura): Menjadi fokus utama dengan tingkat kemantapan yang terus terjaga meski beban kendaraan berat cukup tinggi.

  • Lintas Tengah: Menghubungkan wilayah strategis seperti Purwokerto hingga Solo dalam kondisi mantap.

  • Lintas Selatan (Pansela): Menawarkan rute alternatif dengan pemandangan menarik dan kondisi aspal yang sangat prima.

“Kami terus melakukan upaya patching (penambalan lubang) dan pembersihan drainase agar saat puncak arus mudik nanti, tidak ada hambatan berarti akibat kerusakan jalan atau genangan air,” tulis laporan BBPJN Jateng-DIY.

Fokus Penanganan di Titik Rawan

Meskipun angka kemantapan sudah di atas 93 persen, pihak BBPJN tetap mewaspadai beberapa titik rawan longsor dan banjir, terutama di wilayah pegunungan tengah Jawa Tengah. Personel dan alat berat disiagakan di posko-posko strategis untuk mengantisipasi kejadian darurat selama masa angkutan Lebaran.

Peningkatan fasilitas pendukung seperti marka jalan, rambu petunjuk arah, dan penerangan jalan umum juga menjadi prioritas guna menjamin keselamatan berkendara di malam hari.

Imbauan Bagi Pemudik

Pemerintah mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk tetap waspada dan memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat. Pemudik juga disarankan untuk memanfaatkan jalur Pansela guna mengurai kepadatan di Jalur Pantura dan Tol Trans Jawa yang diprediksi akan mengalami kemacetan pada puncak arus mudik.

Dengan kemantapan jalan yang mencapai 93,47 persen, diharapkan perjalanan pulang kampung tahun ini dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Laporan: Armin