oleh

Ketua PN Depok Kena OTT KPK, Suap Sengketa Lahan

banner 468x60

DEPOK – Dunia peradilan kembali tercoreng setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Depok, Jawa Barat. Operasi tersebut menjerat tujuh orang, salah satunya diketahui menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkapkan rasa prihatinnya di Istana Kepresidenan, Jumat (6/2). Ia menyayangkan praktik kotor oknum hakim tersebut terjadi di tengah upaya serius Pemerintah meningkatkan kesejahteraan hakim melalui kenaikan gaji.

banner 336x280

“Ya tentu kita prihatin. Kita berharap dengan diberikan kesejahteraan, tidak akan tergoda untuk melakukan hal-hal yang kurang baik,” ujar Prasetyo Hadi.

Baca Juga  Apes! Gasak Vespa Matic Pakai Kunci yang Lama Hilang, Maling Motor di Bogor Selatan Jatuh dan Diringkus Warga

KPK menduga kasus ini bermula dari sengketa lahan antara PT KRB dengan warga. Selain Ketua PN Depok, Direktur PT KRB juga turut diamankan bersama barang bukti uang tunai ratusan juta rupiah. KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap para pihak yang terjaring dalam operasi senyap tersebut. (red)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *