TANGERANG — Pemerintah Desa (Pemdes) Bakung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, kembali merealisasikan komitmen nyatanya dalam mengasistensi masyarakat bawah. Melalui program jaring pengaman sosial, Pemdes Bakung menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa ribuan paket komoditas sembako kepada warga yang tersebar di sejumlah rukun tetangga (RT) pada Senin (25/5/2026).

Langkah solutif ini diarsiteki sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah desa untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok domestik, sekaligus mengintervensi serta menjaga stabilitas harga pangan di tingkat rumah tangga.

Intervensi Logistik Pangan Berskala Besar

Dalam aksi kemanusiaan ini, volume komoditas pangan yang digelontorkan untuk setiap Kepala Keluarga (KK) tergolong masif, meliputi:

  • Beras Premium: Seberat 20 kilogram per paket.

  • Minyak Goreng: Sebanyak 4 liter per paket.

Tercatat sebanyak 1.827 paket sembako ludes didistribusikan kepada kluster masyarakat yang membutuhkan. Seluruh pasokan logistik tersebut bersumber langsung dari stok Perum Bulog yang disalurkan melalui program resmi pemerintah. Kebijakan ini diambil demi memastikan masyarakat di pelosok desa dapat memperoleh akses bahan pangan bermutu dengan harga yang tetap stabil dan terjangkau di tengah fluktuasi ekonomi global yang dinamis.

Distribusi Tertib Berkat Semangat Gotong Royong

Sejak pagi hari, antusiasme warga terlihat membubung tinggi di lokasi pembagian bansos. Berkat pengondisian yang matang dari para petugas di lapangan, proses birokrasi penyaluran berlangsung dengan sangat tertib, aman, dan lancar. Kondisi kondusif ini tercapai berkat keterlibatan aktif jajaran aparatur pemerintah desa, ketua RT/RW, serta berbagai unsur masyarakat yang bahu-membahu mengawal rantai distribusi agar bantuan dapat diterima secara merata.

Kepala Desa Bakung, Dwi Ari Setyantoro, S.IP, mengutarakan bahwa program bantuan sembako massal ini merupakan manifestasi konkret dari perhatian birokrasi desa dalam memotong beban pengeluaran riil harian warga.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga. Pemerintah desa akan terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tutur Dwi Ari Setyantoro di sela-sela kegiatan peninjauan.

Ia melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh perangkat desa, jajaran RT/RW, hingga elemen masyarakat yang konsisten menjaga suasana tetap kondusif. Menurut Dwi Ari, sinergi yang kokoh antara pemangku kebijakan desa dan warga merupakan faktor determinan guna memastikan program sosial dapat berjalan tepat sasaran.

Apresiasi Warga dan Komitmen Berkelanjutan

Respon positif dan rasa syukur mengalir deras dari para warga penerima manfaat. Intervensi pangan dari Pemdes Bakung ini dinilai datang di waktu yang tepat untuk menyelamatkan stabilitas dapur domestik keluarga.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah desa. Bantuan beras dan minyak goreng ini sangat membantu kebutuhan rumah tangga kami,” ungkap salah seorang warga penerima manfaat dengan haru.

Melihat dampak positif yang nyata, Pemdes Bakung bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan stimulus program sosial serupa yang berdampak positif dan berkelanjutan.

Melalui penyaluran bansos komoditas Bulog ini, otoritas desa berharap rajutan tali silaturahmi antara aparatur desa dan konstituennya semakin erat, sekaligus mampu menyalakan kembali semangat gotong royong dalam menghadapi pelbagai tantangan ekonomi ke depan. (NED/TNG)