JAKARTA – Kawasan Boulevard Kelapa Gading kembali menjadi pusat perhatian netizen pada Selasa (28/4/2026) siang. Sebuah insiden unik sekaligus memprihatinkan melibatkan armada taksi listrik berwarna hijau yang dilaporkan tersangkut di atas pembatas jalan raya hingga viral di berbagai platform media sosial.

Mobil ramah lingkungan tersebut tampak “nangkring” dengan posisi badan mobil terangkat di atas beton pembatas jalan, memicu kemacetan dan reaksi keras dari warga net.

Kesalahan Manuver di Tengah Kepadatan

Insiden ini terjadi tepat di tengah pembatas jalan raya Boulevard Kelapa Gading saat kondisi lalu lintas sedang cukup padat. Berdasarkan unggahan saksi mata di akun X dan Threads, taksi tersebut diduga mengalami kesalahan manuver saat hendak berpindah jalur.

Kondisi jalanan yang ramai diduga membuat pengemudi kehilangan konsentrasi, sehingga mobil menaiki beton pembatas jalan yang cukup tinggi. Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan signifikan, bukan hanya karena posisi mobil yang menghalangi jalan, tetapi juga karena banyaknya pengendara yang melambatkan laju kendaraan karena penasaran.

Reaksi Keras Netizen: “Bukan Kali Pertama”

Netizen pun mulai melontarkan kritik pedas karena insiden yang melibatkan armada “Si Hijau” ini dianggap sering terjadi, khususnya di wilayah Kelapa Gading. Beberapa akun menyebutkan bahwa armada ini kerap terlibat kecelakaan tunggal maupun gesekan dengan kendaraan lain.

“Si ijo ini beberapa kali di Kelapa Gading berulah. Entah nyangkut lha, nyebur lha, nyenggol lha. Ini aku siang-siang pas Boulevard lagi kondusif, dia bisa-bisanya nyangkut di situ,” tulis akun Threads @dilla_mariam dalam unggahannya yang ramai dikomentari.

Proses Evakuasi dan Kerugian

Hingga berita ini diturunkan, armada taksi listrik tersebut telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini.

Meski demikian, pihak operator taksi dipastikan mengalami kerugian material yang cukup besar akibat kerusakan pada bagian bawah kendaraan (underbody) yang sangat krusial bagi mobil listrik. Insiden ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pihak pengelola taksi listrik terkait standar kecakapan pengemudi mereka di jalan raya.