
SERANG – Kasus pembuangan bayi kembali menggemparkan wilayah hukum Provinsi Banten. Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Anyer kini tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku di balik pembuangan seorang bayi di halaman rumah warga yang terletak di Kampung Tambang Ayam, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, pada Minggu (17/5/2026).
Aksi tidak bertanggung jawab tersebut seketika memicu kecaman keras serta keprihatinan mendalam dari warga pemukiman setempat.
Dua Saksi Diperiksa, Olah TKP Dilakukan
Kapolsek Anyer, Iptu Tb Zuaeni, menegaskan bahwa sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat, jajarannya langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian perkara untuk melakukan olah TKP awal serta mengumpulkan keterangan.
-
Pemeriksaan Saksi: “Hingga saat ini baru dua saksi yang dimintai keterangan. Untuk pelaku masih dalam penyelidikan,” ujar Iptu Tb Zuaeni saat memberikan konfirmasi kepada awak media.
-
Jerat Pidana: Jika berhasil diringkus, pelaku pembuangan bayi ini terancam hukuman berat. Polisi menyatakan bahwa tindakan pelaku diduga kuat melanggar pasal berlapis, yakni Pasal 430 juncto Pasal 429 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Kronologi Penemuan: Sempat Dikira Bungkusan Plastik
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, peristiwa ini pertama kali terendus saat pemilik rumah mencurigai sebuah bungkusan asing di halaman kediamannya. Kondisi bayi saat pertama kali dievakuasi tergolong memprihatinkan karena diletakkan begitu saja dan sempat dikira oleh warga sekitar hanya sebagai bungkusan plastik sampah biasa.
Ahmad (43), salah seorang warga Kampung Tambang Ayam, mengaku sangat terkejut dengan adanya insiden memilukan di lingkungannya.

“Awalnya warga kira cuma bungkusan biasa. Pas dicek ternyata bayi. Semua warga langsung heboh dan tidak menyangka ada kejadian seperti ini di kampung kami,” ungkap Ahmad menggambarkan situasi kepanikan warga di lokasi.
Viral di Media Sosial dan Harapan Warga
Kecaman terhadap tindakan pelaku kian meluas setelah video amatir yang merekam detik-detik penemuan bayi malang tersebut beredar luas di kalangan masyarakat dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Warga lainnya, Siti (38), menaruh harapan besar pada ketangkasan aparat kepolisian agar aktor utama di balik penelantaran anak ini dapat segera diidentifikasi dan diseret ke meja hijau. “Kami berharap pelakunya cepat ditemukan. Kasihan bayinya, warga juga sangat prihatin dengan kejadian ini,” tutur Siti lirih. (RED/SRG)








Tinggalkan Balasan