
DEPOK – Masyarakat dan para pelaku usaha di kawasan Sawangan, Depok, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan baru. Baru-baru ini, sebuah toko di kawasan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, dilaporkan menjadi korban aksi penipuan dengan modus tukar uang pecahan.
Akibat insiden tersebut, pihak toko harus menanggung kerugian materiil berkisar Rp600 ribu. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), aksi kejahatan ini diduga dilakukan oleh sindikat yang terorganisir dengan target karyawan toko yang sedang berjaga.
Kronologi dan Modus Operandi Pelaku
Peristiwa ini bermula ketika sepasang pria dan wanita berpenampilan warga negara asing (WNA) mendatangi toko dengan dalih ingin menukarkan uang. Pelaku menyatakan ingin menukar uang pecahan Rp100 ribu milik mereka dengan pecahan Rp50 ribu emisi baru.
Dalam melancarkan aksinya, para pelaku berbagi peran untuk memecah konsentrasi penjaga toko:
-
Pelaku Wanita: Bertugas mengalihkan perhatian karyawan pria dengan memberikan banyak pertanyaan secara terus-menerus.
-
Pelaku Pria: Memanfaatkan situasi dengan mendekati karyawan wanita, lalu melakukan komunikasi yang membingungkan saat proses penghitungan transaksi uang berlangsung.
Skema manipulasi psikologis tersebut membuat karyawan toko tidak menyadari bahwa jumlah uang yang dibawa oleh pelaku tidak sesuai dengan kesepakatan transaksi awal.

Pelaku Diduga Sindikat Bermobil
Aksi ini disinyalir melibatkan lebih dari tiga orang. Berdasarkan pantauan di sekitar lokasi, para pelaku datang menggunakan sebuah mobil yang diparkir di seberang jalan. Untuk menghindari pelacakan, plat nomor kendaraan tersebut sengaja ditutupi oleh komplotan ini.
Pemilik toko kabarnya baru menyadari adanya kejanggalan setelah memeriksa rekaman CCTV secara berkala. Namun, saat pemilik toko tiba di lokasi untuk memastikan kejadian, para terduga pelaku sudah melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: [Link internal berita terkait tips keamanan toko atau kriminalitas di Depok jika ada]
Kasus ini menjadi peringatan penting bagi para pemilik toko kelontong, kasir, dan pelaku UMKM lainnya agar selalu berhati-hati. Jika menghadapi konsumen yang meminta penukaran uang dengan prosedur yang berbelit-belit atau membingungkan, sebaiknya transaksi tersebut ditolak demi keamanan. Selalu hitung kembali uang di depan pembeli dan pastikan fokus tidak teralihkan saat memegang kas kecil.








Tinggalkan Balasan