
BREBES – Pasca peresmian program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), Desa Cikuya kembali menghadapi tantangan alam. Luapan Kali Kebuyutan pada Rabu (11/02) malam mengakibatkan akses jalan utama menuju desa tersebut lumpuh total akibat terendam banjir.
Akses Jalan Terputus
Berdasarkan pantauan di lapangan, titik terparah genangan air berada di jalan utama masuk Desa Cikuya.
Cakupan Luapan: Air merendam jalan sepanjang kurang lebih 100 meter.
Ketinggian Air: Dari permukaan jalan, ketinggian air terpantau mencapai 76 cm, yang membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sulit melintas.

Kondisi Pengendara: Sejumlah warga terpaksa mendorong kendaraan mereka dengan bantuan warga lain demi menembus arus luapan air yang cukup kuat.
Klarifikasi Kondisi Pemukiman
Meskipun debit air Kali Kebuyutan meningkat signifikan, informasi terbaru dari warga di sekitar kediaman Kepala Desa (Pa Kuwu) menyebutkan bahwa kondisi di dalam rumah warga masih relatif aman.
“Sejauh ini air hanya merendam area bantaran Kali Kebuyutan dan akses jalan saja. Belum ada air yang masuk ke dalam rumah warga, sehingga sampai saat ini dipastikan tidak ada warga yang mengungsi,” ungkap salah seorang warga setempat.
Ironi Pasca TMMD
Musibah luapan ini menjadi catatan penting mengingat program TMMD baru saja diresmikan di desa tersebut. Fokus pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan diharapkan dapat segera disinergikan dengan solusi penanganan banjir jangka panjang, seperti penguatan tanggul di sepanjang bantaran Kali Kebuyutan.
Warga tetap dihimbau untuk waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi menyebabkan debit sungai kembali naik sewaktu-waktu.
Laporan: Armin








Tinggalkan Balasan