BREBES – Penemuan mayat pria yang menggegerkan warga Desa Wanacala, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, mulai menemukan titik terang. Korban diketahui berinisial AF (17), seorang remaja asal Desa Dukuhwringin, Kecamatan Wanasari, yang diduga tewas akibat luka serius dari senjata tajam.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu pagi (2/5/2026), saat warga menemukan tubuh korban dalam kondisi tertelungkup di saluran air desa. Saat ditemukan, korban mengenakan pakaian serba hitam, mulai dari jaket, kaos, hingga celana jeans.

Hasil Autopsi: Luka Senjata Tajam dan Pendarahan Hebat

Aparat Polsek Songgom bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Brebes segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Brebes. Pada Sabtu malam, tim Dokkes Polda Jawa Tengah melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ditemukan beberapa fakta medis krusial:

  • Luka Benda Tajam: Ditemukan sejumlah luka akibat benda tajam, terutama di bagian pergelangan tangan dan selangkangan.

  • Penyebab Kematian: Luka-luka tersebut diduga memicu pendarahan hebat yang menjadi penyebab utama hilangnya nyawa korban.

Teridentifikasi Lewat Media Sosial

Identitas korban terungkap setelah pihak keluarga mengenali wajah korban dari unggahan yang viral di media sosial. Al Fadla, saudara kembar korban, mengaku sangat syok saat menyadari bahwa sosok yang ramai dibicarakan di Facebook adalah adiknya.

“Saya tahu itu kembaran saya setelah melihat wajahnya di Facebook,” ujar Al Fadla pada Minggu dini hari (3/5/2026). Ia menuturkan bahwa korban terakhir kali terlihat pada Jumat malam saat dijemput oleh seorang teman menggunakan sepeda motor, namun setelah itu ponselnya tidak dapat dihubungi.

Polisi Buru Pelaku

Pihak keluarga telah mendatangi kamar jenazah RSUD Brebes untuk memastikan identitas dan berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku di balik kejadian tragis ini.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Dugaan sementara mengarah pada aksi tawuran berdarah antar-kelompok remaja yang berujung maut. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat terkait meningkatnya tren kekerasan di kalangan remaja. (DED/HUK)