MANADO – Musibah kebakaran hebat melanda pusat perbelanjaan Megamall Manado di kawasan Megamas, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Sabtu (16/5/2026) malam. Insiden tragis yang terjadi di tengah ramainya kunjungan akhir pekan tersebut menelan satu korban jiwa, yakni seorang karyawan perempuan yang dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak di dalam kepungan asap tebal.

Kepanikan luar biasa sempat melanda ratusan pengunjung dan pekerja toko yang berhamburan menyelamatkan diri keluar dari area gedung.

Kronologi Munculnya Kobaran Api

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, titik api pertama kali terdeteksi dari bagian dalam bangunan sebelum akhirnya merembet ke area luar:

  • Waktu Kejadian: Kobaran api dilaporkan mulai terlihat membesar sekitar pukul 20.40 hingga 20.45 WITA.

  • Titik Awal: Api pertama kali muncul dari lantai tiga gedung, lalu dengan cepat merembet hingga ke bagian atas struktur bangunan.

  • Visual di Lapangan: Lidah api yang terlihat berkobar keluar dari sisi utara bangunan seketika memicu kepanikan massal bagi siapa saja yang berada di dalam pusat perbelanjaan tersebut.

Kesaksian Pengunjung di Lokasi

Salah seorang saksi mata yang berada di lokasi, Jessica Jamaludin, menuturkan mencekamnya situasi di dalam mall saat kepulan asap mulai mengonvulsasi ruangan.

“Saya dari toilet, semua sudah panik karena ada asap. Asap dari lantai tiga tapi tidak ada api,” kenang Jessica menggambarkan kepanikan pengunjung saat menyadari adanya bahaya kebakaran.

Satu Korban Jiwa dan Empat Selamat

Korban meninggal dunia dalam musibah ini teridentifikasi sebagai seorang karyawan perempuan berinisial P. Korban diduga kuat lemas dan kehabisan oksigen akibat terjebak di dalam ruangan saat asap pekat memenuhi seisi kompartemen gedung.

Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, membenarkan adanya korban jiwa dalam insiden ini dan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam.

“Petugas gabungan berhasil memadamkan api dan mengevakuasi empat warga dengan selamat. Sementara satu orang karyawan yakni Ibu P, kami mengucapkan turut berduka cita karena saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kombes Pol Irham Halid pada Minggu (17/5/2026).

Hingga draf berita ini diturunkan, jajaran Satreskrim Polresta Manado bersama tim Laboratorium Forensik masih melakukan penyelidikan intensif di TKP guna mengetahui secara pasti penyebab utama munculnya sumber api serta menghitung total kerugian materiil yang dialami pihak pengelola. (RED/MND)