PADANG – Padang tak hanya dikenal dengan rendang dan nasi kapau. Akhir Januari nanti, kota ini juga bakal menyajikan “menu” lain yang tak kalah panas: bibit muda sepak bola Indonesia.

Andre Rosiade kembali menggelar Andre Rosiade Cup 2026, sebuah turnamen sepak bola usia dini yang dikemas dalam format festival dan digelar gratis tanpa pungutan biaya. Ajang ini akan berlangsung selama tiga hari, 30 Januari hingga 1 Februari 2026, di Stadion H Agus Salim, Kota Padang.

Turnamen ini menjadi ruang pembinaan sekaligus etalase bakat-bakat muda yang selama ini berlatih di kampung, SSB, hingga sekolah sepak bola lokal. Tanpa tiket masuk, tanpa biaya pendaftaran—semua disiapkan agar anak-anak bisa fokus bermain, bukan berpikir soal ongkos.

“Sepak bola usia dini harus diberi ruang yang sehat dan menyenangkan. Bukan sekadar kompetisi, tapi festival,” begitu semangat yang diusung penyelenggara.

Andre Rosiade Cup 2026 mempertandingkan dua kelompok usia. KU 10 akan bermain dengan format 7 lawan 7, sementara KU 12 menggunakan sistem 8 lawan 8. Format ini dirancang agar anak-anak lebih banyak menyentuh bola, berani berekspresi, dan belajar kerja sama sejak dini.

Nuansa festival juga jadi pembeda. Di luar pertandingan, akan ada aktivitas pendukung yang membuat stadion terasa seperti pesta sepak bola kecil-kecilan—riuh, hangat, dan penuh semangat.

Bagi Andre Rosiade, turnamen ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan investasi jangka panjang untuk Timnas Indonesia. Dari lapangan rumput Padang inilah, harapannya, lahir pemain-pemain masa depan yang kelak mengenakan seragam Garuda.

Sepak bola, seperti kuliner, selalu soal rasa. Dan Andre Rosiade Cup 2026 mencoba menyajikan rasa dasar yang penting: kesempatan. Gratis, terbuka, dan berpihak pada anak-anak.

Padang bersiap. Stadion H Agus Salim menunggu. Siapa tahu, dari festival ini, lahir bintang besar berikutnya.