BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyoroti adanya ketimpangan pembangunan di tingkat desa. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan program pembangunan berkeadilan agar seluruh desa di Kabupaten Bekasi merasakan dampak nyata dari anggaran daerah.

Kekecewaan Plt. Bupati muncul setelah mengetahui adanya satu desa yang luput dari alokasi pembangunan tahun 2026. Ia pun langsung menginstruksikan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk melakukan evaluasi total.

“Anggaran Pemkab Bekasi untuk pembangunan desa itu satu triliun. Masa tidak bisa, satu desa minimal satu miliar tidak bisa,” ujar Asep Surya Atmaja dengan tegas, Jumat (6/2/2026).

Rencana pemerataan ini diharapkan mulai terlihat hasilnya pada Agustus 2026, di mana pemerintah daerah akan memprioritaskan desa-desa yang selama ini belum tersentuh pembangunan. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari elemen pemuda, termasuk Karang Taruna, yang menilai pembangunan dari desa adalah kunci kemajuan Kabupaten Bekasi.